Lamandau Festival 2025 tampilkan atraksi budaya dan produk kreatif

3 months ago 18

Jakarta (ANTARA) - Lamandau Festival 2025 yang dilaksanakan di Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, dari 8 sampai 14 November 2025 menampilkan beragam atraksi budaya dan produk kreatif lokal.

Menurut siaran pers penyelenggara yang diterima di Jakarta, Senin, Lamandau Festival merupakan gabungan dari Festival Babukung dan Lamandau Expo.

Festival Babukung 2025 dibuka dengan ritual Nota Garung Pantan dan Maumpan Bukung.

Festival ini mencakup karnaval topeng adat khas Suku Dayak Tomun yang diikuti oleh perwakilan dari 88 desa dan komunitas seni.

Babukung, tarian ritual dalam upacara kematian, merupakan bagian dari kekayaan budaya dan adat Lamandau.

"Babukung bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah napas dari jati diri kami sebagai orang Dayak Tomun," kata Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.

"Kami ingin generasi muda melihat bahwa tradisi ini bukan peninggalan masa lalu, melainkan warisan yang hidup dan terus tumbuh," katanya.

Sementara itu, Lamandau Expo 2025 memamerkan beragam produk kriya, mode, kuliner, hingga layanan pariwisata dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Lamandau Expo menjadi ruang bertemunya pelaku budaya dan pelaku usaha. Keduanya saling menguatkan: budaya menjadi inspirasi, ekonomi menjadi penggerak," kata Rizky.

Pemerintah Kabupaten Lamandau menargetkan pameran ini bisa membukukan transaksi bernilai total Rp7 miliar lebih dan mendatangkan efek berganda di sektor pariwisata, akomodasi, dan transportasi.

Pameran yang pengunjungnya ditargetkan mencapai 100.000 orang lebih ini juga mencakup lokakarya, kompetisi fotografi budaya, serta konser musik.

"Kami ingin Lamandau dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kematangan budayanya. Festival ini adalah undangan bagi dunia untuk melihat bagaimana budaya Dayak Tomun beradaptasi tanpa kehilangan jiwanya," demikian Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.

Baca juga: Festival Babukung lestarikan tradisi adat dan budaya Dayak Tomun

Baca juga: FLS3N 2025 hadirkan ruang berkarya kolaborasi bagi pelestari budaya

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |