KORMI luncurkan Indonesia Aktif 2026 sebagai payung gerakan olahraga

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) meluncurkan Indonesia Aktif 2026 sebagai program olahraga masyarakat untuk mendorong gaya hidup sehat dan aktif, sekaligus menjadi pedoman terpadu bagi seluruh KORMI daerah dan komunitas olahraga hingga tingkat masyarakat.

Ketua Umum KORMI Adil Hakim menjelaskan gerakan tersebut menjadi kerangka utama yang menyatukan berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang selama ini dijalankan KORMI nasional maupun daerah, agar lebih terarah dan memiliki tujuan yang sama.

"Indonesia Aktif itu sebagai payung dari kegiatan program KORMI yang bisa menyentuh langsung ke stakeholder paling bawah, yaitu masyarakat dan tujuannya menggerakkan Indonesia agar aktif," kata dia di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, KORMI juga meluncurkan pedoman yang dilengkapi petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) sebagai acuan bagi komunitas induk olahraga masyarakat (Kominas), KORMI provinsi, serta kabupaten dan kota.

Baca juga: KORMI DKI tekankan pentingnya olahraga sebagai gaya hidup

Sejumlah program turunan yang akan dijalankan antara lain Minggu Bugar, Sport Festival Daerah, Bincang Bugar, siniar, seminar, capacity building, serta pemberdayaan UMKM yang terintegrasi dengan kegiatan olahraga masyarakat.

Adil menegaskan Indonesia Aktif dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk membangun budaya olahraga masyarakat.

Ke depan, lanjut dia, KORMI nasional hingga daerah akan memiliki pedoman atau handbook sebagai manual gerakan untuk menjalankan program-program olahraga berbasis masyarakat.

Selain itu, KORMI juga memberi ruang bagi masing-masing daerah untuk menciptakan program khas sesuai karakter wilayah masing-masing, namun tetap berada dalam kerangka besar Indonesia Aktif agar lebih sistematis.

Adil menyatakan, dalam waktu dekat KORMI akan berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui kegiatan Car Free Day (CFD).

Baca juga: Sebanyak 200 peserta dilatih jadi penggerak olahraga disabilitas

Baca juga: Menpora sebut ajang Popnas dan Pomnas ditangani kementerian lain

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |