Kepuasan Mudik 2026 naik, Menhub siapkan peningkatan layanan

2 hours ago 2
Kementerian Perhubungan akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di tanah air

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah terus meningkatkan kualitas transportasi nasional melalui perbaikan layanan, infrastruktur, dan aspek keselamatan guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kementerian Perhubungan akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di tanah air,” kata Dudy di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi hasil survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), KedaiKOPI, dan Indikator terkait penyelenggaraan angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Hasil survei ITS menunjukkan indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 mencapai 82,15 atau masuk kategori baik, meningkat 3,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, survei KedaiKOPI mencatat 88,8 persen responden merasa puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah. Adapun Indikator mencatat tingkat kepuasan pemudik mencapai 85,3 persen.

“Kami mengapresiasi hasil survei ITS, KedaiKOPI, dan Indikator. Atas arahan Presiden, penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini berlangsung aman, selamat, tertib, dan terkendali,” ujarnya.

Baca juga: Bandara-Canggu 30 menit, Menhub siapkan taksi air di Bali

Ia menegaskan hasil survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan transportasi, tidak hanya pada periode Lebaran, tetapi juga pada masa Natal dan Tahun Baru serta periode penting lainnya.

Menurut Dudy, tingginya tingkat kepuasan masyarakat mencerminkan kebijakan dan program angkutan Lebaran 2026 berjalan baik serta menunjukkan kuatnya kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, operator transportasi, media massa, serta masyarakat yang turut mendukung kelancaran penyelenggaraan angkutan Lebaran.

“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Baca juga: Menhub minta warga laporkan lewat medsos jika ada pungli transportasi

Survei ITS dilakukan di 26 provinsi dengan melibatkan 5.105 responden, yang mengukur aspek prasarana, sarana, dan manajemen transportasi.

Hasilnya, moda kereta api mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan nilai 94,30 atau kategori sangat baik, disusul angkutan jalan 84,50, angkutan udara 82,12, angkutan laut 81,78, dan penyeberangan 77,48.

Sementara itu, survei KedaiKOPI yang dilakukan pada 23–30 Maret 2026 terhadap 1.101 responden menunjukkan rata-rata tingkat kepuasan sebesar 7,18 dari skala 1 hingga 10.

Kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow juga mendapat respons positif dari 80,8 persen responden.

Baca juga: Menhub modifikasi WFH agar layanan transportasi maksimal Senin-Jumat

Adapun survei Indikator melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, yang tersebar secara proporsional di seluruh provinsi di Indonesia.

Ke depan, Dudy menyatakan Kementerian Perhubungan akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari hasil survei tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan di setiap moda transportasi.

“Kami berharap tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi dapat terus meningkat di masa mendatang,” ujarnya.

Baca juga: Menhub tegaskan kenaikan tiket pesawat tidak boleh di atas 13 persen

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |