Kemnaker perkuat sinergi dunia akademik dan praktik ketenagakerjaan

12 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik ketenagakerjaan guna mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing sesuai kebutuhan industri.

“Ini adalah momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan dunia praktik ketenagakerjaan. Salah satu tujuan utamanya adalah meminimalkan mismatch antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri,” kata Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Salah satu kerja sama yang dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemnaker dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) baru-baru ini.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta yang siap memasuki dunia kerja, mengembangkan inovasi melalui penelitian, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Sementara itu, Kemnaker berperan memastikan terselenggaranya ekosistem ketenagakerjaan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, Kemnaker dan Ubhara Jaya akan bersinergi dalam pengembangan kapasitas SDM, pelaksanaan riset bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan sarana dan prasarana untuk mendukung penguatan ekosistem ketenagakerjaan nasional.

Cris menjelaskan, Kemnaker memiliki berbagai program yang dapat mendukung mahasiswa dalam mempersiapkan transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.

Program tersebut antara lain Magang Nasional atau MagangHub yang memberikan pengalaman dan portofolio kerja nyata; KarirHub yang menyediakan informasi lowongan kerja terkurasi; SkillHub yang menyediakan pelatihan bersertifikat untuk peningkatan dan pengembangan kompetensi (upskilling dan reskilling); serta BizHub bagi lulusan yang ingin mengembangkan kewirausahaan.

“Seluruh layanan tersebut dapat diakses melalui platform SIAPKerja. Kami juga memiliki program pembinaan mahasiswa agar lebih siap memasuki dunia kerja. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi dunia kerja yang sesungguhnya, mulai dari proses melamar pekerjaan, komunikasi profesional, hingga menghadapi wawancara kerja,” ujar Cris.

Ia mendorong mahasiswa, khususnya yang berada pada semester akhir, untuk memanfaatkan berbagai program dan layanan yang telah disediakan pemerintah guna meningkatkan kesiapan memasuki pasar kerja.

Cris berharap, kerja sama ini dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata.

Beberapa di antaranya seperti peningkatan kompetensi SDM, penguatan kajian dan penelitian di bidang ketenagakerjaan, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui program Tenaga Kerja Mandiri, penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta penguatan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data dan hasil kajian sebagai dasar pengambilan keputusan.

Baca juga: Menaker ajak alumni MagangHub ikuti sertifikasi kompetensi

Baca juga: Pemerintah finalisasi anggaran program Magang Nasional 2026

Baca juga: Wamenaker: Magang Nasional asah kompetensi lulusan perguruan tinggi

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |