Medan (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan infrastruktur jalan yang terdampak bencana di Sumatera Utara, khususnya pada ruas Jalan Nasional Tarutung–Sipirok–Padangsidimpuan yang menjadi jalur vital penghubung antarwilayah di kawasan Tapanuli
Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU menurunkan tim tanggap darurat ke lokasi terdampak untuk memastikan akses transportasi masyarakat dapat segera dipulihkan.
"Kami bergerak cepat melakukan penanganan darurat agar jalan nasional tetap fungsional. Langkah yang dilakukan antara lain pembersihan material longsor, penimbunan badan jalan yang amblas, serta pembuatan jalur detour di titik-titik kritis," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Sumatera Utara, Manaek Manalu di Tapanuli Selatan, Selasa.
Ia mengatakan, bencana tersebut menyebabkan sedikitnya 53 titik longsor di sepanjang ruas jalan, dengan delapan titik mengalami amblas dan putus total.
Baca juga: Gibran bertolak ke IKN tinjau infrastruktur dan fasilitas publik
Ia menjelaskan, berkat kerja intensif di lapangan, saat ini arus lalu lintas dari Tarutung menuju Sipirok sudah kembali dapat dilalui, meski pengguna jalan diminta tetap waspada karena curah hujan masih tinggi dan beberapa titik masih rawan longsor.
“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan berkelanjutan agar konektivitas masyarakat tetap terjaga, sejalan dengan komitmen Presiden untuk memastikan negara hadir saat masyarakat menghadapi bencana," kata dia.
Selain jalan, Kementerian PU juga memastikan tidak terdapat jembatan nasional yang amblas. Beberapa jembatan lama yang terdampak telah ditangani secara darurat sehingga tetap aman dilalui kendaraan.
Respons cepat pemerintah pusat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Ahmad Darwis, seorang sopir asal Desa Situmba Julu, Kecamatan Sipirok, menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo terhadap kondisi infrastruktur di daerahnya.
Baca juga: 43 persen belanja daerah DKI dialokasikan untuk infrastruktur publik
“Kami sangat merasakan perhatian Bapak Presiden. Jalan nasional Sipirok–Tarutung yang sering kami lalui kini sudah lancar kembali setelah bencana,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Hasmar Siregar. Ia menilai langkah cepat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo membantu memulihkan aktivitas warga yang sempat lumpuh akibat bencana.
“Alhamdulillah, penanganan dari pemerintah pusat sangat cepat. Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU. Aktivitas ekonomi dan sosial kami mulai kembali normal,” ujarnya.
Baca juga: Pemerintah rampungkan 10 jembatan bailey di lokasi bencana Sumatra
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean dan Kodir
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































