Kemenhub uji siaga hadapi keadaan darurat di Bandara APT Pranoto

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan simulasi uji kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kegiatan itu dilakukan melalui pelatihan penanggulangan keadaan darurat Full Scale Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contingency Exercise (ACE).

Kepala BLU Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan pelaksanaan latihan itu merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan personel dan efektivitas prosedur penanganan keadaan darurat di lingkungan bandar udara.

“Latihan ini tidak hanya untuk menguji kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga memastikan seluruh prosedur penanggulangan keadaan darurat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan,” ujar I Kadek.

Simulasi dibagi ke dalam dua agenda utama. Sesi pertama difokuskan pada Airport Emergency Exercise (AEE) yang dilaksanakan oleh Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) bersama seluruh Komite Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Airport Contingency Exercise (ACE) yang diinstruksikan oleh Unit Aviation Security (Avsec) bersama seluruh Komite Keamanan Bandar Udara.

Melalui kedua simulasi tersebut, setiap unsur yang terlibat menguji kemampuan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing, termasuk mekanisme komunikasi, koordinasi, pengambilan keputusan, serta mobilisasi sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat di bandar udara.

I Kadek menambahkan keterlibatan berbagai instansi dalam latihan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan penanganan keadaan darurat yang membutuhkan respons secara terpadu.

“Penanganan keadaan darurat di bandar udara membutuhkan kerja sama dan koordinasi lintas instansi. Karena itu, melalui latihan bersama ini kami ingin memastikan setiap pihak memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya sehingga ketika terjadi kondisi darurat yang sebenarnya, respons dapat dilakukan secara terpadu dan efektif,” jelasnya.

Latihan itu melibatkan berbagai pihak, di antaranya direktorat teknis di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda, TNI/Polri yang terdiri dari Lanud Dhomber Balikpapan, Polresta Samarinda dan Kodim 0901/Samarinda, Badan Intelijen Negara (BIN), Imigrasi, Bea dan Cukai, Kekarantinaan, BMKG, AirNav Indonesia, serta perwakilan maskapai yang beroperasi di Bandar Udara APT Pranoto.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan evaluasi yang dilakukan oleh observer eksternal untuk mengukur efektivitas respons darurat yang telah diuji serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

I Kadek menyampaikan bahwa hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas pelayanan keselamatan di Bandar Udara APT Pranoto.

“Kami berharap melalui evaluasi ini dapat diketahui aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Hasil latihan ini akan menjadi bahan untuk melakukan penyempurnaan prosedur dan memperkuat koordinasi, sehingga kesiapsiagaan bandar udara dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dapat terus ditingkatkan,” tutup I Kadek.

Adapun penyelenggaraan simulasi keadaan darurat tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan koordinasi lintas instansi dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat di bandar udara.

Kegiatan itu diharapkan dapat terus meningkatkan kesiapan seluruh personel, memantapkan prosedur standar operasi, serta memperkuat koordinasi antarinstansi guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa angkutan udara di Bandar Udara APT Pranoto.

Baca juga: Penerbangan Bandara Singkawang satu bulan terhenti akibat kabut asap

Baca juga: Penerbangan ke Muara Teweh sudah sebulan dibatalkan akibat kabut asap

Baca juga: BP Batam dan Pertamina Patra Niaga perkuat layanan energi penerbangan

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |