Kemendikdasmen-pemda perkuat sinergi perluas implementasi PJJ

6 hours ago 3
...Keberhasilan PJJ ditentukan oleh kemampuan kita membangun sebuah ekosistem

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam memperluas implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) PJJ jenjang pendidikan menengah.

Pelaksanaan MPLS menjadi tahap awal bagi murid baru untuk mengenal karakteristik pembelajaran PJJ sekaligus menjadi langkah awal bagi satuan pendidikan untuk memetakan kebutuhan belajar setiap murid sehingga layanan pendidikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq di Jakarta pada Selasa menegaskan keberhasilan Pendidikan Jarak Jauh tidak dapat diwujudkan hanya melalui kebijakan pemerintah pusat atau pun menjadi tanggung jawab satuan pendidikan semata.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjangkau setiap anak.

Baca juga: Wamendikdasmen: PJJ buka harapan baru bagi murid putus sekolah

"Keberhasilan PJJ ditentukan oleh kemampuan kita membangun sebuah ekosistem. Ketika pemerintah pusat menyiapkan kebijakan dan sistem, pemerintah daerah melakukan penjangkauan, satuan pendidikan menghadirkan layanan pembelajaran, dan masyarakat bersama-sama memastikan bahwa setiap anak memperoleh kesempatan kembali untuk belajar," ujar Fajar.

Fajar juga optimistis penguatan tata kelola, sistem penyelenggaraan, dan penjaminan mutu yang terus dilakukan akan semakin meningkatkan kualitas PJJ sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas setara dengan pendidikan formal reguler.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan MPLS PJJ tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan belajar, tetapi juga fondasi bagi murid untuk membangun karakter, kemandirian, dan literasi digital sebagai bekal mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Komitmen tersebut mendapat dukungan dari berbagai pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan Pendidikan Jarak Jauh merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang mampu menjangkau seluruh anak tanpa terkendala kondisi geografis maupun latar belakang sosial ekonomi.

"Bagi kami, filosofi Pendidikan Jarak Jauh adalah sekolah yang mendatangi anak, bukan menunggu anak datang ke sekolah. Pendidikan harus mampu menjangkau siapa pun tanpa memandang kondisi geografis maupun latar belakang sosial ekonomi," ujar Emil.

Baca juga: Kemendikdasmen: PJJ model konsorsium bikin pembelajaran jadi fleksibel

Baca juga: Kemendikdasmen: Program PJJ jangkau anak tidak sekolah terutama di 3T

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |