Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional Maroko Walid Regragui mengatakan, kemenangan skuadnya atas Komoro dengan skor 2-0 pada laga Grup A Piala Afrika 2025 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Maroko, Senin dini hari WIB, adalah hasil dari persiapan selama 1,5 tahun.
"Kami memberi tekanan yang sangat besar pada diri kami sendiri," ujar Walid Regragui dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Menurut dia, Maroko yang berstatus tuan rumah Piala Afrika 2025 senang dengan hasil positif tersebut.
Namun, dia memastikan tiga poin itu tidak didapatkan dengan mudah. Regragui mengatakan, pertandingan sempat berjalan buruk bagi Maroko setelah kegagalan penalti dari Soufiane Rahimi pada menit ke-11 serta cederanya Romain Saiss.
Baca juga: Maroko buka Piala Afrika dengan kemenangan kontra Komoro
Baca juga: Maroko juara Piala Arab FIFA 2025 setelah kalahkan Yordania 3-2
Ragragui mengungkapkan ketidakpuasannya dengan performa tim pada babak pertama yang tidak berjalan lancar.
Akan tetapi, saat turun minum, dia menyesuaikan beberapa hal dan para pemainnya berhasil mengikuti instruksinya.
Terbukti, setelah perubahan taktik yang dibawakan, Maroko langsung bisa unggul satu gol 10 menit babak kedua berjalan lewat Brahim Diaz.
Kemudian pada menit ke-74, kemudian Maroko berhasil menggandakan skor untuk menutup kemenangan 2-0 berkat gol Ayoub El Kaabi.
"Saat jeda babak pertama, saya tidak terlalu puas dengan penampilan tim, lalu kami berbicara untuk melakukan beberapa penyesuaian tertentu, yang langsung diterapkan para pemain dengan sangat cepat," tutur Regragui.
Sementara pelatih Komoro Stefano Cusin menilai, sejatinya timnya tampil solid dalam pertahanan. Akan tetapi, anak-anak asuhnya gagal memanfaatkan beberapa peluang menjadi gol.
"Kami tampil solid secara defensif. Namun dalam pertandingan seperti ini, ketika peluang datang, anda harus memanfaatkannya. Tim kami menunjukkan wajah yang bagus, dan masyarakat Komoro bisa bangga dengan negaranya," tutur Cusin.
Baginya, skenario bisa saja berubah apabila timnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1, tetapi hal tersebut tidak terjadi. Cusin pun mengakui keunggulan Maroko atas timnya pada laga dini hari tadi.
"Kami tidak bisa mengatakan bahwa kami bermain buruk hanya karena kebobolan dua gol. Seandainya Rafiki (Rafiki Said-red) mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 1–1, skenarionya bisa saja berbeda. Maroko adalah tim yang hebat. Kami harus menerima kekalahan dari tim sekelas mereka," kata dia.
Timnas Maroko berhasil kalahkan Komoro dengan skor 2-0 pada laga Grup A Piala Afrika 2025 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin dini hari WIB. Gol dicetak oleh Brahim Diaz (55') dan Ayoub El Kaabi (74').
Hasil tersebut membuat Afrach Hakimi dan kawan-kawan menjadi pemuncak klasemen sementara Grup A Piala Afrika 2025.
Sementara Komoro berada di papan bawah klasemen mengingat dua tim lainnya yaitu Zambia dan Mali belum bermain.
Baca juga: Amorim ragukan Mbeumo, Mazraoui, Diallo bermain kontra Bournemouth
Baca juga: Mo Salah akan tinggalkan Liverpool untuk ke AFCON pada 15 Desember
Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































