Kasatgas sebut keamanan jadi tantangan bangun SPPG Polri di Papua

2 hours ago 2
“(Keamanan) ini menjadi salah satu aspek pertimbangan untuk membangun SPPG di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), khususnya di daerah Papua,”

Jakarta (ANTARA) - Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri Irjen Pol. Nurworo Danang menyebut bahwa hal keamanan, seperti keberadaan kelompok kriminal bersenjata (KKB), menjadi tantangan dalam membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Papua.

“(Keamanan) ini menjadi salah satu aspek pertimbangan untuk membangun SPPG di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), khususnya di daerah Papua,” katanya saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Jumat.

Tantangan itu, kata dia, menjadi salah satu aspek pertimbangan untuk membangun SPPG di daerah pegunungan, khususnya Papua Tengah.

Maka dari itu, Polri akan berkoordinasi dengan aparat setempat, pemerintah daerah, dan tokoh-tokoh masyarakat dalam pembangunan SPPG di daerah terpencil di Papua.

“Sepanjang memungkinkan itu bisa dibangun SPPG, Polri akan berupaya memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil,” ucapnya.

Dalam acara Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden RI pada Jumat ini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG di berbagai daerah Indonesia.

Ribuan SPPG tersebut terdiri dari 411 SPPG yang telah beroperasi, 162 SPPG persiapan operasional, 499 SPPG dalam tahap pembangunan yang akan selesai pada bulan Maret 2026, dan 107 SPPG dalam tahap groundbreaking.

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja,” katanya.

Ia mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 33 SPPG di antaranya merupakan SPPG yang dibangun di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Adapun secara khusus di Papua, sambung dia, Polri saat ini sedang melaksanakan survei bersama Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencapai titik lokasi pembangunan SPPG di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.

“Hal ini sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pemenuhan gizi hingga ke daerah-daerah, agar manfaat program MBG dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa di manapun mereka berada,” ucapnya.

Baca juga: Prabowo janji berikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri

Baca juga: Prabowo: Kritik ke Polri--TNI bagian pengabdian

Baca juga: Kapolri: Sejumlah SPPG Polri dilengkapi kemandirian pangan

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |