Banjarmasin (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI mendorong pelaku usaha memanfaatkan inovasi SAPA UMKM untuk mengakses program strategis pemerintah mulai dari pelatihan, sertifikasi produk, pembiayaan, investasi hingga perluasan pasar.
“SAPA UMKM merupakan platform layanan informasi yang disediakan Kementerian UMKM untuk memudahkan pelaku usaha memperoleh informasi program pengembangan usaha yang dijalankan pemerintah,” kata Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil Kementerian UMKM RI Yogia Prihartiny pada kegiatan Program Kota Masa Depan UMKM yang digelar Grab dan OVO di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis.
Melalui platform tersebut, ia menyampaikan bahwa pelaku UMKM dapat mengakses program peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kewirausahaan melalui pelatihan, pendampingan usaha, literasi digital, serta peningkatan kompetensi manajerial guna memperkuat daya saing usaha.
“Pelaku usaha juga dapat memperoleh akses terhadap layanan sertifikasi dan standardisasi produk yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat daya saing UMKM di pasar domestik maupun internasional,” ujarnya.
SAPA UMKM juga menyediakan akses informasi terkait pembiayaan dan investasi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperkuat permodalan, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat pengembangan usaha.
Baca juga: Bappenas harap Sapa UMKM atasi tantangan pembiayaan hingga logistik
Baca juga: Pemerintah akui data UMKM belum akurat, luncurkan SAPA UMKM
Menurut dia, penguatan kemitraan dan rantai pasok menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimanfaatkan pelaku UMKM karena dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pihak dalam ekosistem usaha.
Selain itu, platform tersebut juga mendukung perluasan akses pasar bagi UMKM, baik untuk pasar dalam negeri maupun pasar global, sehingga produk lokal memiliki peluang lebih besar menjangkau konsumen yang lebih luas.
Dalam mendukung pengembangan UMKM, Kementerian UMKM terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, organisasi non-pemerintah, akademisi, sektor swasta, marketplace, perusahaan teknologi finansial, media, hingga masyarakat.
“Kami berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan SAPA UMKM secara optimal sebagai pintu masuk untuk mengakses berbagai program strategis pemerintah sehingga mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, memperluas pasar, dan meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional,” ujar Yogia.
Baca juga: PNM dukung integrasi ekosistem UMKM melalui SAPA UMKM
Baca juga: Menteri Maman minta pelaku UMKM masuk sistem SAPA UMKM
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































