Madiun (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun Jawa Timur mencatat sebanyak 60.250 pelanggan menggunakan kereta api selama periode akhir pekan bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek pada 13-17 Februari 2026.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Minggu, mengatakan dari jumlah 60.250 pelanggan yang dilayani, secara rinci tercatat 28.756 orang merupakan pelanggan naik atau keberangkatan dan 31.494 orang merupakan pelanggan turun atau kedatangan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.
"Tingginya angka kedatangan menunjukkan wilayah Daop 7 Madiun tetap menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan libur panjang Imlek," ujar Tohari.
Khusus pada Jumat (13/2/2026), jumlah penumpang berangkat mencapai 7.933 pelanggan atau naik sekitar 32 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar 6.000 pelanggan.
Sementara itu, jumlah penumpang datang tercatat 9.489 pelanggan atau 58 persen lebih banyak dari rata-rata normal.
Dalam momentum Tahun Baru China, KAI Daop 7 Madiun juga menyapa pelanggan dengan membagikan suvenir kepada pengguna jasa kereta api. Kegiatan tersebut dipusatkan di Stasiun Madiun dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
"Melalui kegiatan sapa pelanggan dan pembagian suvenir tersebut, kami ingin menghadirkan suasana hangat dan penuh sukacita di lingkungan stasiun. Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api," katanya.
KAI juga memberikan diskon 30 persen untuk pembelian tiket KA dengan keberangkatan tanggal 14 sampai dengan 29 Maret 2026.
"Diskon 30 persen ini adalah bentuk apresiasi kami kepada masyarakat. Kami ingin perjalanan dengan kereta api semakin terjangkau, tepat waktu, dan tentu saja mengutamakan keselamatan," kata dia.
Baca juga: KAI Daop Madiun inspeksi 12 stasiun dan ramp check KA jelang Lebaran
Baca juga: KAI Daop 7: Segera pesan tiket KA Lebaran 2026 antisipasi lonjakan
Baca juga: Daop Madiun hentikan 11 perjalanan KA saat gempa Pacitan berlangsung
Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































