KA Sancaka Utara Makin Diminati, Hubungkan Surabaya--Cilacap Lewat Lintas Utara--Selatan Jawa

11 hours ago 5

Pelanggan Januari–Mei 2026 mencapai 142.135 orang, tumbuh 98,25 persen dibanding periode sama 2025

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi–Cilacap PP. Sepanjang Januari–Mei 2026, layanan ini melayani 142.135 pelanggan, naik 70.440 pelanggan dibanding periode yang sama 2025 sebanyak 71.695 pelanggan. Pertumbuhan tersebut setara 98,25 persen.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan ini memperlihatkan bahwa KA Sancaka Utara semakin menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota yang menghubungkan wilayah utara Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan Yogyakarta hingga Cilacap.

“KA Sancaka Utara memiliki karakter perjalanan yang khas karena menghubungkan Surabaya Pasarturi, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Solo, Yogyakarta, Kutoarjo, Kroya, sampai Cilacap. Layanan ini memberi pilihan perjalanan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju pendidikan, pekerjaan, wisata, layanan keluarga, dan aktivitas ekonomi,” ujar Anne.

KA Sancaka Utara pertama kali hadir pada 1 Desember 2019. Dalam perkembangannya, layanan ini menjadi penghubung bagi masyarakat Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Randublatung, Grobogan, Solo, Klaten, Yogyakarta, Purworejo, Kebumen, Banyumas, hingga Cilacap. Relasi ini menarik karena menyambungkan kawasan utara Jawa Timur menuju wilayah tengah dan selatan Jawa Tengah/DIY melalui satu layanan kereta api.

Dari Surabaya Pasarturi, pelanggan dapat menuju Lamongan, Babat, dan Bojonegoro yang memiliki aktivitas ekonomi, kuliner, serta wisata lokal. Di Bojonegoro, pelanggan dapat menjangkau Kayangan Api dan berbagai destinasi berbasis alam maupun budaya. Perjalanan kemudian berlanjut ke Cepu, Randublatung, Kradenan, Gambringan, dan Gundih yang menjadi titik penting bagi mobilitas masyarakat di kawasan Jawa Tengah bagian utara dan tengah.

Memasuki Solo, KA Sancaka Utara memberi akses menuju pusat budaya dan wisata kota seperti Keraton Surakarta, Pura Mangkunegaran, Pasar Gede, kawasan batik, serta berbagai kuliner khas. Setelah itu, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan ke Klaten yang dikenal dengan destinasi sejarah dan wisata air, termasuk kawasan Prambanan, Candi Plaosan, serta Umbul Ponggok.

Yogyakarta menjadi salah satu simpul utama dalam perjalanan KA Sancaka Utara. Dari Stasiun Yogyakarta, pelanggan dapat menjangkau Malioboro, Keraton Yogyakarta, Tugu Yogyakarta, Titik Nol Kilometer, pusat kuliner, kawasan belanja, hingga berbagai kegiatan pendidikan dan budaya. Pola perjalanan ini membuat KA Sancaka Utara relevan untuk liburan akhir pekan, kunjungan keluarga, perjalanan pelajar, serta mobilitas pekerja.

Setelah Yogyakarta, perjalanan berlanjut menuju Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Maos, Gumilir, hingga Cilacap. Di Kebumen dan Gombong, pelanggan dapat mengakses destinasi sejarah seperti Benteng Van der Wijck serta wisata alam di wilayah Kebumen. Sementara di Cilacap, pelanggan dapat menjangkau Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem, kawasan kota, serta wisata bahari yang menjadi daya tarik wilayah pesisir selatan Jawa Tengah.

“Pertumbuhan pelanggan KA Sancaka Utara memberi sinyal bahwa masyarakat membutuhkan konektivitas yang praktis, nyaman, dan langsung. Dalam satu perjalanan, pelanggan dapat menjangkau kota pendidikan, pusat ekonomi, kawasan wisata, serta daerah keluarga tanpa harus berpindah moda terlalu banyak,” kata Anne.

Dari sisi sarana, KA Sancaka Utara melayani dua pilihan kelas, yaitu eksekutif dan ekonomi new generation modifikasi. Rangkaian KA Sancaka Utara terdiri atas 4 kereta eksekutif dan 4 kereta ekonomi new generation modifikasi dengan kapasitas 488 tempat duduk.

Kelas ekonomi new generation modifikasi dilengkapi kursi individual berkonfigurasi 2–2, sandaran yang dapat diatur, ruang duduk yang lebih nyaman, AC, toilet, stop kontak, rak bagasi, serta fasilitas keselamatan di dalam kereta api. Pada kelas eksekutif, pelanggan mendapatkan kursi yang lebih lapang, sandaran yang dapat direbahkan, dan suasana perjalanan yang mendukung kenyamanan sepanjang perjalanan.

KAI juga menyediakan layanan restorasi melalui kereta makan serta pemesanan makanan dan minuman melalui Railfood di aplikasi Access by KAI. Pelanggan dapat memesan tiket KA Sancaka Utara melalui Access by KAI, situs kai.id, dan kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya. Tarif menyesuaikan kelas, relasi, serta ketersediaan tempat duduk.

“KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan melalui kanal resmi seperti Access by KAI agar memperoleh informasi jadwal, ketersediaan kursi, dan layanan secara akurat. Dengan relasi yang menghubungkan banyak kota serta fasilitas yang semakin nyaman, KA Sancaka Utara diharapkan menjadi pilihan perjalanan yang aman, praktis, dan memberi manfaat bagi ekonomi lokal di sepanjang lintas yang dilalui,” tutup Anne.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |