Jangan tunggu sampai "rest area", segera menepi jika lelah saat mudik

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh sudah lelah dan tidak perlu menunggu hingga tiba di rest area untuk beristirahat.

"Kalau sudah capek, langsung menepi ke kiri. Tidak perlu menunggu sampai rest area," katanya dalam konferensi pers persiapan mudik 2026 bersama BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin.

Untuk mendukung keselamatan pemudik, Korlantas Polri telah menyiapkan tim khusus yang akan berpatroli secara perlahan di sepanjang jalur mudik. Tim tersebut terdiri dari unsur kepolisian, ambulans dari tenaga kesehatan, serta kendaraan derek.

Tim ini bertugas mengantisipasi kecelakaan fatal maupun insiden yang dapat menghambat kelancaran arus mudik. Strategi tersebut telah disiapkan secara matang oleh pimpinan sebagai bagian dari pengamanan operasi mudik.

Selain itu, Polri juga akan memberikan pemberitahuan dan imbauan kepada para pengguna rest area terkait batas maksimal waktu penggunaan fasilitas tersebut. Langkah itu dilakukan agar terjadi pergantian pengguna dan tidak menimbulkan kepadatan.

Sandhi mencontohkan pengalaman pada 2019 saat bertugas di Jawa Tengah. Saat itu, rest area KM 429 menjadi titik favorit sebelum adanya rest area KM 456–459. Banyak pengendara berbondong-bondong menuju lokasi tersebut hingga menyebabkan kemacetan panjang.

"Dari pengalaman itu, kami akan menerapkan imbauan terkait batas maksimal waktu penggunaan rest area agar bisa bergantian dan tidak terjadi penumpukan kendaraan," tuturnya.

Sandhi juga berpesan kepada para pemudik untuk menjaga stamina selama perjalanan mudik maupun arus balik. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi faktor utama keselamatan di jalan.

"Caranya macam-macam, ada yang minum vitamin, suplemen, berhenti sejenak, atau mendengarkan musik, tetapi, yang terpenting stamina terjaga agar tetap fokus dan konsentrasi," ujar dia.

Ia juga mengingatkan pengendara untuk tetap percaya diri dan tidak terburu-buru. Mudik bukan ajang balap atau adu cepat di jalan raya.

"Semakin Anda terburu-buru dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, potensi risiko keselamatan juga semakin besar," ucap Sandhi.

Terkait pencegahan kelelahan, Sandhi kembali menekankan agar pengemudi segera menepi ke sisi kiri jalan jika sudah merasa mengantuk atau lelah. Pengendara tidak perlu khawatir karena kendaraan patroli akan memberikan perlindungan dari belakang.

'Tim khusus yang berpatroli akan mengawal dari belakang dengan rotator menyala untuk melindungi kendaraan yang sedang beristirahat. Jadi, tidak perlu takut untuk menepi," kata Sandhi.

Baca juga: Polri: Waspada titik lelah, kecelakaan mudik terbanyak di Jawa Tengah

Baca juga: Menkes: Posko kesehatan di masjid untuk layanan yang efisien

Baca juga: BPJS: Peserta PBI yang sebelumnya nonaktif tetap dilayani selama mudik

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |