Jamintel kawal Program MBG Kabupaten Tuban dan Bojonegoro

5 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovan mengawal Program Makan Begizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur.

Dalam keterangannya diterima di Jakarta, Rabu, Reda mengatakan pemantauan ini dalam rangka sinergitas tugas pengawasan dan evaluasi pemenuhan gizi nasional di kedua wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan di wilayah Tuban dan Bojonegoro, ditemukan beberapa dinamika terkait aspek distribusi dan kesiapan satuan pelayanan.

Menanggapi hal tersebut, Reda menegaskan bahwa Kejaksaan mengedepankan pendekatan preventif.

"Setiap potensi permasalahan diupayakan selesai melalui mekanisme administratif, pembinaan, dan edukasi sebelum menempuh langkah penegakan hukum," kata Reda.

Dia menekankan bahwa Program MBG merupakan implementasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menyasar peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Langkah ini, kata dia, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang mengamanatkan sinergi lintas sektoral untuk memastikan akuntabilitas dan ketepatan sasaran program.

Baca juga: BGN gandeng Kejagung awasi penggunaan anggaran SPPG di seluruh daerah

Menurut dia, Badan Gizi Nasional (BGN) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) berkolaborasi sebagai bentuk pengamanan pembangunan strategis.

Kejaksaan, kata Reda, telah menjalin kerja sama dengan BGN terkait pertukaran data dan pencegahan penyimpangan melalui pendekatan intelijen terintegrasi.

Selain itu, kerja sama juga diperluas hingga tingkat desa melalui kemitraan dengan ABPEDNAS.

"ABPEDNAS menjadi mitra strategis kami di lapangan untuk melakukan deteksi dini, pengumpulan data aktual, hingga pemantauan partisipatif guna memastikan program berjalan akuntabel di tingkat desa," ujarnya.

Untuk mendukung efektivitas pengawasan, kata Reda, Kejaksaan memanfaatkan teknologi informasi berbasis digital untuk pemantauan secara real-time.

"Sistem ini berfungsi sebagai early warning system untuk mendeteksi potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT), seperti penyalahgunaan anggaran atau kendala distribusi," katanya.

Dia mengatakan aplikasi "Jaga Dapur MBG" hadir sebagai instrumen digital strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam rantai pasok serta distribusi program MBG yang dikelola oleh BGN.

Melalui sinergi dengan Bidang Intelijen Kejaksaan, katanya. aplikasi ini berfungsi sebagai sistem pemantauan real-time yang mengawasi kualitas bahan pangan, kesiapan satuan pelayanan, hingga validitas penerima manfaat guna mencegah terjadinya potensi penyimpangan anggaran maupun kendala distribusi di lapangan.

“Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan terciptanya sistem peringatan dini (early warning system) yang mampu mendeteksi setiap gangguan secara cepat," ujarnya.

Menurut dia, dengan pemanfaatan teknologi ini sehingga langkah korektif dapat segera diambil oleh aparat penegak hukum dan penyelenggara program demi menjaga integritas pelaksanaan kebijakan nasional.

Dia mengharapkan kehadiran aplikasi ini agar mampu menjadi jembatan kolaborasi yang solid antara pemerintah, Kejaksaan, dan masyarakat desa dalam mengawal ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya mengapresiasi pengawalan yang dilakukan Jamintel.

Dia menyebut komitmen Jamintel dalam mendukung program ini melalui nota kesepahaman strategis adalah pilar penting bagi pihaknya.

"Dukungan Bidang Intelijen Kejaksaan dalam pengamanan program strategis serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Jaga Dapur MBG untuk pemantauan real-time memberikan rasa aman bagi kami dalam menjalankan operasional di lapangan,” ujarnya.

Di wilayah Tuban dan Bojonegoro ini, kata dia, tantangan distribusi dan kesiapan satuan pelayanan adalah dinamika yang harus kita hadapi bersama.

Dengan pendampingan dari rekan-rekan Kejaksaan dan mitra strategis seperti ABPEDNAS, tata kelola program ini diharapkan akan tetap terjaga integritasnya.

Baca juga: Jamintel tekankan pentingnya peran intelijen dalam keberhasilan MBG

Baca juga: ABP dukung keterlibatan Kejagung memantau program MBG

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |