Isu kopilot pembawa ekstasi dibahas dalam rapat kabinet Malaysia

17 hours ago 7
Sehubungan penahanan kopilot MAS (Malaysia Airlines) di Jakarta, jajaran kabinet telah mendapatkan informasi dari pihak Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perhubungan bahwa beberapa langkah perbaikan perlu dilaksanakan segera

Kuala Lumpur (ANTARA) - Isu mengenai kopilot asal Malaysia yang tertangkap akan menyelundupkan ekstasi ke Indonesia, turut dilaporkan dan dibahas dalam rapat kabinet pemerintahan Malaysia, di Putrajaya, Malaysia, Rabu.

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi Malaysia sekaligus Juru Bicara Pemerintah Malaysia, Fahmi Fadzil dalam konferensi pers daring seusai rapat kabinet, yang disaksikan dari Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu.

"Sehubungan penahanan kopilot MAS (Malaysia Airlines) di Jakarta, jajaran kabinet telah mendapatkan informasi dari pihak Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perhubungan bahwa beberapa langkah perbaikan perlu dilaksanakan segera," kata Fahmi Fadzil.

Baca juga: Polisi Malaysia duga oknum staf KLIA bantu kopilot selundupkan ekstasi

Fahmi mengatakan saat ini kasus tersebut masih aktif diselidiki otoritas Indonesia. Pemerintah Malaysia akan melakukan kajian jika telah menerima laporan penuh, sambil mempertimbangkan tindakan berikutnya yang perlu dilakukan.

Malaysia juga mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi, termasuk mendorong pihak maskapai melakukan perbaikan dalam seleksi ketat kru penerbangan.

Baca juga: Komisi III apresiasi petugas Bea Cukai cegah pilot selundupkan narkoba

Baca juga: Otoritas Malaysia investigasi menyeluruh kasus kopilot pembawa ekstasi

Baca juga: Kemenhub koordinasi dengan Malaysia soal sanksi pilot kurir narkoba

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |