IHSG melemah, pasar cermati komitmen transparansi otoritas pasar modal

1 day ago 2

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak melemah seiring pasar yang masih mencermati komitmen peningkatan transparansi di pasar modal Indonesia.

IHSG dibuka melemah 42,25 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.880,47. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,89 poin atau 0,36 persen ke posisi 809,13.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 7.790-8.270. Potensi naik mulai terlihat, hati-hati tergocek,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, Nico menilai langkah-langkah yang ditempuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berpotensi berdampak positif bagi pasar modal Indonesia, terutama dalam meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan investor global.

Baca juga: OJK buka data kepemilikan saham di atas 1 persen mulai Februari

Menurutnya, penurunan ambang batas disclosure kepemilikan saham hingga di atas 1 persen, serta pengungkapan beneficial owner akan memperkuat transparansi dan mengurangi kekhawatiran terkait kepemilikan tersembunyi, yang selama ini menjadi perhatian Morgan Stanley Capital International (MSCI).

“Selain itu, peningkatan klasifikasi investor memberi visibilitas yang lebih baik atas struktur pasar, sehingga mendukung penilaian risiko dan likuiditas yang lebih akurat,” ujar Nico.

Nico mengatakan, rencana kenaikan free float minimum menjadi 15 persen secara bertahap juga berpotensi memperdalam likuiditas dan memperluas basis investor, meski dalam jangka pendek dapat menimbulkan penyesuaian bagi emiten tertentu.

Secara keseluruhan, apabila implementasi konsisten dan tepat waktu, menurutnya, kebijakan ini dapat memperbesar peluang pemulihan persepsi MSCI terhadap Indonesia dan mendorong arus dana asing jangka menengah-panjang.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |