Hidayat Nur Wahid dorong penguatan literasi keuangan haji

5 hours ago 5
Sosialisasi seperti ini perlu terus diperluas agar masyarakat semakin memahami bahwa dana haji dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi jamaah

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mendorong penguatan literasi keuangan haji di tengah tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.

“Sosialisasi seperti ini perlu terus diperluas agar masyarakat semakin memahami bahwa dana haji dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi jamaah,” ujar Hidayat Nur Wahid dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan literasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya memahami aspek ibadah, tetapi juga tata kelola keuangan yang menopang keberlangsungan penyelenggaraan haji secara berkelanjutan.

Baca juga: Komisi VIII: RUU Pengelolaan Keuangan Haji sesuaikan dinamika terkini

Menurut dia, literasi keuangan haji juga diperlukan agar masyarakat turut mengawasi pengelolaan dana haji sehingga tetap berjalan secara amanah, memberikan manfaat, dan terhindar dari pelanggaran hukum.

Hidayat Nur Wahid menjelaskan dana haji pada 2025 mencapai lebih dari Rp180 triliun. Dalam pengelolaannya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan sebanyak tujuh kali berturut-turut.

Baca juga: Rapat paripurna setujui RUU Pengelolaan Haji jadi usul DPR RI

Capaian tersebut, lanjut dia, perlu terus disosialisasikan guna memperkuat kepercayaan publik.

“Dengan demikian diharapkan semakin banyak masyarakat, termasuk generasi muda, yang menabung dan merencanakan ibadah haji sejak dini, bahkan dapat berangkat di usia muda,” katanya.

Baca juga: BPKH: Revisi UU Keuangan Haji momentum perkuat peran anak usaha

Ia meyakini semakin masif sosialisasi dilakukan, masyarakat akan semakin memahami, percaya, dan siap menunaikan ibadah haji.

“Kami di Komisi VIII senantiasa mengawal BPKH agar pengelolaan keuangan haji berjalan amanah dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh jamaah dan umat,” ujarnya.

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |