Bulog OKU salurkan 2.290 ton beras bantuan pangan di dua kabupaten

2 hours ago 2

Baturaja (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menyalurkan sebanyak 2.290 ton beras bantuan pangan untuk 114.519 penerima manfaat di dua kabupaten, yaitu OKU Timur dan OKU Selatan.

"Hari ini bantuan pangan mulai kami salurkan untuk dua kabupaten di Sumsel tersebut," kata Kepala Perum Bulog OKU Junirman di Baturaja, Senin.

Dia menjelaskan, bantuan pangan diberikan pemerintah dalam upaya menekan lonjakan harga beras di pasaran sekaligus untuk mengatasi kemiskinan ekstrem.

Sebanyak 2.290 ton beras didistribusikan kepada 114.519 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Selain beras, pihaknya juga menyalurkan sebanyak 458.076 liter minyak goreng untuk alokasi bantuan periode Februari-Maret 2026.

Baca juga: Bulog salurkan bantuan pangan untuk 25.969 penerima di perbatasan

Kabupaten OKU Timur disalurkan sebanyak 1.492 ton beras dan 298.572 liter minyak goreng, sedangkan Kabupaten OKU Selatan sebanyak 797 ton beras dan 159.504 liter minyak goreng.

Dalam program ini setiap PBP menerima bantuan beras dari pemerintah sebanyak 20 kilogram dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan.

Menurutnya, beras yang disalurkan dipastikan sangat layak dikonsumsi karena telah dilakukan pengecekan kualitas terlebih dahulu sebelum didistribusikan kepada masyarakat penerima bantuan di dua kabupaten itu.

"Dalam proses penyalurannya kami melibatkan pemerintah kecamatan masing-masing agar lebih cepat dan tepat sasaran tersalurkan kepada warga yang berhak menerima bantuan tersebut," ujarnya.

Baca juga: Bulog salurkan bantuan pangan bagi 328.770 penerima di DIY

Ia berharap melalui bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan beras dan minyak goreng untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |