BYD Atto 3 generasi baru segera meluncur dengan flash charging

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - BYD dikabarkan akan memperkenalkan generasi terbaru Atto 3 pada ajang Beijing Auto Show 2026 dengan membawa teknologi pengisian cepat (flash charging) sebagai fitur utama.

Dilaporkan Carnewschina pada Senin (20/4) waktu setempat, model ini mengadopsi platform RWD, pengisian daya cepat, dan jarak sumbu roda yang 50 mm lebih panjang.

BYD Atto 3 terbaru adalah crossover berukuran kompak dengan dimensi 4665/1895/1675 mm jarak sumbu roda mencapai 2.770 mm.

Mobil ini 210 mm lebih panjang, 20 mm lebih lebar, dan 60 mm lebih tinggi dibandingkan crossover sebelumnya. Adapun jarak sumbu roda varian terbaru diperpanjang 50 mm.

Baca juga: BYD dan Jaecoo tembus 10 besar penjualan mobil kuartal pertama 2026

Baca juga: BYD ekspansi merek Denza ke pasar mobil listrik mewah Eropa

Atto 3 terbaru menawarkan dua pilihan velg berukuran 18 dan 19 inci.

Teknologi flash charging yang disematkan memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar sembilan menit, dengan tambahan waktu sekitar tiga menit pada suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius.

Dari sisi spesifikasi, Atto 3 generasi terbaru akan tersedia dengan dua pilihan baterai lithium iron phosphate (LFP) dari anak usaha BYD, FinDreams.

Varian pertama memiliki kapasitas 57,5 kWh dengan jarak tempuh hingga 540 km, sedangkan varian kedua berkapasitas 68,5 kWh dengan jarak tempuh mencapai 630 km.

Kedua varian tersebut menggunakan motor listrik yang dipasang di roda belakang, masing-masing menghasilkan tenaga 200 kW (268 hp) dan 240 kW (322 hp), menandai perubahan dari konfigurasi sebelumnya.

Baca juga: BYD Denza N8L terbaru dijual mulai Rp866 juta

Di bagian interior, kendaraan ini mengusung desain modern dengan setir dua palang dan tuas transmisi yang dipindahkan ke kolom kemudi.

Kabin juga dilengkapi panel instrumen digital, layar sentuh besar, serta head-up display.

Konsol tengah menyediakan pengisi daya nirkabel, cup holder, dan ruang penyimpanan tambahan.

Peluncuran model ini dilakukan di tengah tren penurunan penjualan Atto 3 di China.

Data menunjukkan bahwa pada kuartal pertama 2026, model ini hanya terjual 10.675 unit atau turun 73,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pembaruan signifikan pada teknologi baterai dan pengisian daya tersebut diharapkan dapat membalikkan tren penurunan penjualan sekaligus memperkuat posisi Atto 3 di pasar kendaraan listrik global.

Baca juga: Nissan segarkan Sakura untuk tandingi BYD di Jepang

Baca juga: BYD grup catatkan produksi 16 juta kendaraan

Baca juga: Penjualan BYD hampir dua kali lipat di Jepang pada Maret 2026

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |