Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memastikan penerbangan internasional langsung dari Lombok menuju Darwin Australia segera dibuka pada Februari 2026.
"Insya Allah kalau tidak ada aral melintang, dalam bulan ini bisa selesai pembukaan penerbangan langsung Lombok-Darwin," ujarnya di Mataram, Minggu.
Iqbal mengatakan pembukaan rute penerbangan langsung Lombok-Darwin sebagai bagian dari upaya memperluas konektivitas pariwisata dan ekonomi Nusa Tenggara Barat dengan kawasan Asia Pasifik.
Menurut dia, pemilihan rute Darwin menjadi prioritas kebijakan Pemerintah NTB lantaran saat ini belum ada penerbangan langsung Darwin menuju Bali.
"Kami berharap orang-orang yang hendak menuju Bali bisa terbang melalui Lombok," kata Iqbal.
Selain rute Darwin, Pemprov NTB juga mengupayakan pembukaan rute penerbangan internasional lainnya dari Lombok menuju Perth di Australia dan Lombok menuju Bangkok Thailand.
Lebih lanjut Iqbal menyampaikan proses perizinan sedang berlangsung terkait pembukaan penerbangan internasional langsung rute Lombok-Perth. Tim dari Australia berencana datang untuk melakukan pengecekan aspek keamanan Bandara Lombok.
"Proses perizinan sudah mulai dilakukan dan Senin (16/2) tim dari Australia melakukan pengecekan mengenai security Bandara Lombok," ucapnya.
Sedangkan, penerbangan internasional langsung rute Lombok-Bangkok juga masuk masuk dalam daftar prioritas pengembangan konektivitas internasional NTB.
Gubernur Iqbal berharap ketiga rute internasional tersebut berupa Lombok–Darwin, Lombok–Perth, dan Lombok–Bangkok dapat terealisasi seluruhnya pada tahun 2026 guna mendukung percepatan pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata NTB.
"Penerbangan langsung ketiga destinasi itu yang kami kejar dan mudah-mudahan dalam tahun ini bisa terbuka," pungkasnya.
Baca juga: Pembukaan penerbangan Australia-Lombok mudahkan perjalanan wisata NTB
Baca juga: Penerbangan baru Banyuwangi-Lombok tambah konektivitas antardaerah
Baca juga: Pembukaan rute penerbangan Malang-Lombok untuk jaring wisatawan Eropa
Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































