Jakarta (ANTARA) - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar menghasilkan rekomendasi, di antaranya meminta agar setiap kebijakan pembangunan nasional maupun daerah harus disusun untuk memitigasi dan respons cepat bencana.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa tragedi bencana yang terjadi di berbagai wilayah di Sumatera, kembali mengingatkan bahwa Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana.
"Partai Golkar merasakan keprihatinan dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana alam," kata Bahlil.
Menurut dia, pembangunan juga harus seiring dengan penataan ulang kawasan hutan sebagai daerah tangkapan air.
Partai Golkar, kata dia, juga berkomitmen untuk terus hadir membangun solidaritas dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, antara lain melalui penghapusan utang kredit usaha rakyat bagi masyarakat terdampak, percepatan penyediaan bantuan perumahan yang layak, serta pemenuhan kebutuhan dan pemulihan infrastruktur.
Menurut dia, Partai Golkar mengawal pembahasan RUU Pemerintahan Aceh yang salah satu poin utamanya ialah perpanjangan dan peningkatan Dana Otonomi Khusus sebagai salah satu instrumen dalam rehabilitasi dan rekonstruksi Provinsi Aceh.
"Partai Golkar juga mendorong adanya dukungan fiskal untuk mempercepat proses perbaikan dan pemulihan Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat," katanya.
Baca juga: Rapimnas Golkar hasilkan rekomendasi agar Pilkada dipilih DPRD
Baca juga: Rapimnas Golkar rekomendasikan agar dibentuk koalisi permanen
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































