Fadli Zon dorong pemerintah daerah benahi pengelolaan aset budaya

1 hour ago 4

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong pemerintah daerah untuk membenahi pengelolaan aset budaya di wilayahnya agar bisa menarik lebih banyak pengunjung serta berdampak pada peningkatan literasi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita juga mendorong pihak pemerintah provinsi, kabupaten, kota, untuk berbenah dengan aset-aset budayanya ya, berbenah dengan museum, dengan cagar-cagar budayanya," kata Fadli di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan bahwa pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, kementerian dan lembaga pemerintah yang lain, serta pihak swasta dalam membenahi penanganan aset-aset budaya di daerahnya.

Fadli menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan mendukung upaya revitalisasi serta promosi museum maupun situs cagar budaya daerah agar bisa menarik lebih banyak pengunjung.

Kementerian Kebudayaan selama tahun 2025 merevitalisasi 152 situs cagar budaya dan museum di berbagai daerah, termasuk Situs Gunongan di Aceh, Candi Arjuna di Jawa Tengah, Museum Gua Harimau di Sumatera Selatan, dan Masjid Kayu Jao di Sumatera Barat.

Selain itu, Kementerian Kebudayaan menjalin kemitraan untuk merevitalisasi Panggung Sanggabuwana di Keraton Surakarta dan merenovasi Makam Ranggawarsita di Klaten.

Kementerian Kebudayaan mencatat jumlah total pengunjung 18 museum dan 34 situs cagar budaya yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Museum dan Cagar Budaya selama tahun 2025 mencapai 4.322.507 orang.

Menurut Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, angka kunjungan itu meningkat dari sekitar 3,8 juta sampai 3,9 juta pada tahun 2024.

Baca juga: Kementerian Kebudayaan merevitalisasi 152 cagar budaya dan museum

Baca juga: Kementerian Kebudayaan dorong revitalisasi TMII sebagai etalase daerah

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |