DLH Bangka pastikan dapur SPPG penuh standar  IPAL

7 hours ago 3
IPAL MBG berfungsi mengubah air limbah yang keruh, berbau, dan berbahaya menjadi air yang jernih dan aman bagi lingkungan sesuai ditentukan pemerintah

Sungailiat (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan semua dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu sudah memenuhi standar sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sehingga terjaga lingkungan sekitar dapur tetap bersih.

"Kami pastikan semua dapur SPPG di Kabupaten Bangka sudah memenuhi standar IPAL MBG yang ditetapkan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Sabtu.

Ia mengatakan secara teknis, IPAL MBG berfungsi mengubah air limbah yang keruh, berbau, dan berbahaya menjadi air yang jernih dan aman bagi lingkungan sesuai ditentukan pemerintah.

"Kami sudah melakukan sosialisasi ke pengelola SPPG mengenai kebijakan dan pengelolaan air limbah dapur MBG," jelas Boy Yandra.

Baca juga: AMMSI dukung penyesuaian operasional MBG perkuat efisiensi anggaran

Menurut dia, guna memastikan setiap dapur SPPG tetap terjaga IPAL MBG, pihak SPPG dan perusahaan harus membuat laporan tiga bulan sekali dan akan di awasi langsung petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.

"Pihak SPPG harus mampu mengelola sampah dan limbah hasil makanan yang tersisa untuk mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan," kata Boy Yandra.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan SPPG dalam melaksanakan layanan penyediaan dan distribusi makanan bergizi wajib bertanggung jawab melakukan penanganan sisa pangan pengelolaan sampah dan air limbah yang dihasilkan.

"Program MBG adalah program prioritas nasional sehingga diperlukan informasi lengkap dan menyeluruh terkait kebijakan dan tata cara pengelolaan limbah untuk menjadi pedoman bagi SPPG dalam pengelolaan sampah dan limbah di setiap dapur MBG," kata Wakil Bupati.

Tercatat jumlah dapur MBG di Kabupaten Bangka sampai saat ini sebanyak 18 dapur tersebar di enam wilayah kecamatan.

Baca juga: Massa aksi komitmen kawal realisasi target penerima manfaat MBG

Pewarta: Kasmono
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |