Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih kategori utama penghargaan "Universal Health Coverage" (UHC) 2026 atas upaya memastikan seluruh warganya mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata dan terjangkau.
"Semoga pencapaian ini menjadi teladan dan motivasi bagi daerah yang lain," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam pemberian Penghargaan UHC Tahun 2026 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIEXPO), Selasa.
Selain DKI Jakarta, terdapat 30 provinsi lainnya yang juga meraih penghargaan kategori serupa antara lain Aceh, Gorontalo, Papua Barat, Papua Barat Daya dan Papua Tengah.
Selain itu Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Bali dan Bengkulu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar itu.
Baca juga: Ini penyakit yang rawan muncul pascabanjir di Jakarta
UHC Award merupakan penghargaan dari pemerintah pusat/lembaga internasional (seperti ISSA) kepada pemerintah daerah di Indonesia yang mencapai cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 95-98 persen atau lebih.
Selain itu menunjukkan komitmen tinggi dalam memastikan seluruh warganya mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau.
Penghargaan kategori utama diberikan kepada pemerintah daerah (pemda) dengan cakupan kepesertaan minimal 99 persen, tingkat keaktifan minimal 95 persen serta penduduk yang didaftarkan pemda minimal 18 persen dari total jumlah penduduk di wilayahnya, kecuali tingkat keaktifan telah mencapai 100 persen.
Lalu, pemda dengan status UHC prioritas kabupaten/kota dan status pembayaran iuran Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) pemda sudah lunas sampai September 2025.
Muhaimin berharap tidak ada pemda yang peringkat UHC-nya turun. Sebaliknya, kategori atau peringkat UHC di tahun mendatang harus meningkat.
"Tahun depan, yang madya harus menjadi utama. Bila sekarang sudah Utama, maka tidak ada jalan lain kecuali fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya," kata dia.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melalui video mengatakan bahwa dalam mewujudkan UHC, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen dan bersinergi untuk memastikan seluruh warga Jakarta mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan dan akses layanan kesehatan yang cepat, mudah dan setara.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































