Dekatkan CKG dengan seberangi laut

5 hours ago 2

Simpang Ampat,Pasaman Barat (ANTARA) - Seperti biasanya, pagi jelang siang di Dermaga Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, selalu ramai oleh warga.

Sejak pagi, puluhan warga mulai berdatangan memenuhi area itu untuk melakukan berbagai kegiatan. Ada yang berjualan, mengangkat es batu, menghidupkan kapal, membawa ikan hasil melaut, dan ada juga yang sekadar menonton kesibukan tersebut.

Di antara kerumunan orang, terlihat sejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju kapal. Mereka bukan sedang berbelanja ikan, melainkan bersiap membantu warga di sebuah pulau yang berpenghuni di tengah laut untuk memberikan pelayanan cek kesehatan gratis (CKG).

Pulau Panjang nama pulau yang mereka tuju. Luas pulau itu sekitar 220 hektare dengan garis pantai sepanjang 4,5 kilometer. Di pulau berpenghuni sekitar 1.328 jiwa itulah mereka akan menggelar pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang sebagian besar merupakan nelayan.

Untuk menuju Pulau Panjang, orang harus menempuh perjalanan menggunakan perahu boat sekitar 45 menit untuk menjangkau pulau yang berjarak empat mil laut dari Dermaga Air Bangis itu.

Dermaga Air Bangis berjarak sekitar 65 kilometer dari Ibukota Pasaman Barat, Simpang Empat.

Aksi "jemput bola" ini dilakukan pada pekan kedua Agustus sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat dengan pemberian hak dasar di bidang kesehatan kepada warganya.

"Kami membawa tenaga kesehatan dari Puskesmas Air Bangis sebanyak 10 orang, dari Dinas Kesehatan empat orang dan dokter dua orang. Warga Pulau Panjang berhak memperoleh pelayanan cek kesehatan gratis," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia,

Usai mengemasi peralatan. Para pejuang kesehatan bangsa itu menenteng sejumlah peralatan medisnya ke kapal. Mereka telah menyiapkan berbagai peralatan, mulai dari pengukur tensi, peralatan laboratorium, stetoskop, serta obat-obatan yang akan diberikan ke warga di pulau kecil itu.

Hari menunjukkan pukul 09.32 WIB. Bunyi deru kapal mulai terdengar. Cuaca sedikit mendung.

Langkah kaki para tenaga kesehatan tersebut satu persatu mulai menaiki kapal yang biasa membawa warga ke Pulau Panjang.

Setelah semua tim tenaga kesehatan berada di boat, pawang (istilah masyarakat di daerah itu untuk menyebut nakhoda) mulai menjalankan tunggangannya menyeberangi laut yang saat itu ombaknya lebih tinggi daripada biasanya.

Perlahan bergerak membelah gelombang laut, boat itu mulai menyusuri laut lepas menuju Pulau Panjang sekitar sejam perjalanan.

Antusias warga

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |