Kuala Lumpur (ANTARA) - Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, sukses mengibarkan bendera Merah Putih dalam upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, di halaman KJRI Kuching, Sarawak, Malaysia, Senin.
KJRI Kuching dalam keterangan yang diterima ANTARA di Kuala Lumpur menyampaikan para Paskibra KJRI Kuching antara lain Raziq Marza, Muhamad Rosidin, Sulaiman bin Salamat, dan Yopinus Joko Purwanto, yang terdiri atas staf KJRI, pelajar dan WNI yang menetap dan sedang bekerja di Kuching.
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh 300 orang yang terdiri dari Masyarakat Indonesia serta friends of Indonesia yang berdomisili di Sarawak beserta seluruh staf KJRI Kuching.
Konsul Jenderal RI Kuching Abdullah Zulkifli mengatakan suasana haru menyelimuti tempat upacara ketika Sang Merah Putih perlahan dikibarkan diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Di tengah suasana yang khidmat, tak sedikit yang menitikkan air mata.
Konjen Abdullah Zulkifli menyampaikan bagi masyarakat Indonesia yang tengah berada jauh dari tanah air, momen tersebut menghadirkan rasa kebanggaan tersendiri, serta haru mengenang perjuangan para pahlawan, sekaligus kerinduan yang mendalam kepada Indonesia.
"Untuk sesaat, jarak ribuan kilometer seakan lenyap. Merah Putih yang berkibar menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, hati dan pikiran tetap tertambat pada tanah air," ujarnya.
“Cinta tanah air menjadi hal utama yang menyatukan kita semua. Hari ini, kita melihat masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang hadir bersama—mulai dari saudara-saudara kita yang bekerja di perkebunan sawit, para sesepuh dan generasi muda, hingga diaspora profesional," imbuhnya.
Dia mengatakan bahwa usia, profesi, dan latar belakang boleh berbeda, tetapi kecintaan kepada Indonesia tetap menjadi ikatan yang kuat.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran seluruh masyarakat Indonesia yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama memperingati Hari Kemerdekaan. Kehadiran Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian menunjukkan bahwa sejauh apa pun kita berada dari tanah air, Merah Putih tetap hidup di hati kita,” ujar Konsul Jenderal RI Kuching.
Dalam pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih, hadir pula tamu kehormatan yaitu Walikota Kuching Selatan Dato Wee Hong Seng, serta Konsul Jenderal Brunei Darussalam di Kuching Sheikh Abdul Mahdani bin Dato Paduka Sheikh Haji Abdul Gani.
Konjen RI Kuching menyatakan kehadiran para tamu kehormatan tersebut turut memberikan makna khusus bagi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus mencerminkan eratnya hubungan persahabatan dan hubungan baik yang terjalin.
Setelah pelaksanaan upacara, KJRI Kuching mengadakan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala anugerah, rahmat, dan kemudahan yang telah diberikan kepada bangsa Indonesia hingga dapat merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 tahun.
Dalam rangkaian kegiatan, KJRI Kuching juga bekerja sama dengan KPJ Kuching Specialist Hospital mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi Cek Tekanan Darah, Cek Gula Darah, Cek Kolesterol dan Body Mass Index (BMI) kepada Masyarakat Indonesia.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KJRI Kuching terhadap kesehatan masyarakat Indonesia di Sarawak, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat juga diwujudkan dengan tetap dibukanya layanan penerbitan paspor oleh Fungsi Imigrasi KJRI Kuching, meskipun 17 Agustus merupakan hari libur.
Konjen Abdullah Zulkifli menekankan langkah ini mencerminkan komitmen KJRI Kuching untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di Sarawak, termasuk pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan.
Seorang WNI Ratna Wiryawan (76 tahun) yang sudah menetap lebih dari 20 tahun di Kuching menyampaikan bahwa setiap tahun selalu mengikuti upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia di KJRI Kuching sebagai wujud cintanya kepada tanah air.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sesi ramah tamah yang ditutup dengan hiburan dan karaoke bersama masyarakat Indonesia dengan menyanyikan lagu-lagu Indonesia sebagai wujud semangat nasionalisme, mempererat persaudaraan, dan menjaga rasa kecintaan terhadap Indonesia.
KJRI Kuching menyampaikan, dari Sarawak semangat kemerdekaan RI terus menyala, menjadi pengikat bagi masyarakat Indonesia untuk tetap dekat dengan tanah air dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
Baca juga: KJRI Kuching gelar rangkaian HUT ke-81 di Sarawak
Baca juga: KJRI Kuching perkuat persahabatan lewat diplomasi budaya
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































