Kemendag salurkan bantuan untuk korban bencana gempa NTT

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Hari ini kan kita memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-81 (tahun), sekaligus kami sepakat dengan teman-teman (Kemendag), dengan adanya musibah atau bencana di NTT ini kita mengumpulkan dana dari tadi pagi sampai siang terkumpul Rp250 juta, dan langsung diserahkan ke kantor penghubung NTT yang ada di Jakarta,” kata Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, Budi mengatakan ini merupakan penyaluran bantuan korban gempa NTT tahap pertama, sebelum akhirnya donasi tahap selanjutnya terkumpul dan disalurkan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan nanti kita terus bersama teman-teman menggalang donasi yang ada dan nanti berikutnya dapat kita kirimkan ke teman-teman yang terkena musibah,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Menteri PKP siap bekerja lebih cepat terkait bencana gempa di NTT

Pria yang akrab disapa Busan itu melanjutkan, Kemendag pun memastikan penanganan bencana utamanya pemulihan pasar terdampak akan dilakukan dengan intensif.

Mendag mengatakan, terdapat setidaknya empat pasar yang mengalami kerusakan, salah satunya Pasar Inpres Ruteng yang terletak di Manggarai, NTT.

“Jadi setelah kita identifikasi memang ada empat pasar yang mengalami rusak, (termasuk) Pasar Inpres Ruteng di Manggarai. Kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah untuk (melakukan penanganan), karena banyak tiangnya yang rusak. Jadi kita minta untuk tidak digunakan dulu,” kata Mendag.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga terus melakukan peninjauan (monitoring) terkait kebutuhan bahan pokok dan distribusinya ke daerah-daerah terdampak bencana bekerja sama dengan distributor di wilayah terdekat, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag, dan pemerintah daerah.

Baca juga: Menkeu sebut dana bencana BNPB siap tangani NTT

“Kami juga sudah koordinasi dengan para distributor, terutama distributor yang ada di wilayah lain di provinsi terdekat, di NTB, misalnya. Kita sudah koordinasi untuk dengan pelaku usaha agar tetap menjaga pasokan-pasokan terutama pasca bencana ini di NTT,” ujar Mendag.

“Kami ingin memastikan kepada pelaku usaha yang mendistribusikan barang kebutuhan pokok ke wilayah di Manggarai atau di NTT agar ketersediaan bahan pokoknya terjamin, dan mereka (pelaku usaha) siap semua ya pada prinsipnya siap bekerja sama dengan pemerintah pusat dan juga dengan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo (M) 7,7 terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8), pukul 05.58 WITA.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (16/8) malam, mencatat 54 warga meninggal dunia, 199 orang luka-luka, 9.963 orang mengungsi, dan 1.528 kepala keluarga (KK) terdampak.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |