Jakarta (ANTARA) - Petinju Conor Benn optimistis membungkam Ryan Garcia untuk merebut sabuk juara dunia kelas welter (66,7 kg) World Boxing Council (WBC) pada duel di Las Vegas, Amerika Serikat, 12 September 2026.
"Saya datang hanya untuk merebut gelarnya (Ryan Garcia)," kata Conor Benn dalam laporan Sky Sports yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Petinju asal Inggris itu berusaha membidik sabuk juara dunia yang pernah dimiliki sang ayah, Nigel Benn, meskipun dia naik ring di kandang lawan.
Benn mengatakan permainan psikologis dengan perang-perang kata-kata yang dilakukan oleh Garcia sama sekali tidak mengusik ambisi untuk menjadi juara dunia.
"Semua itu hanya omong kosong. Itu sebenarnya tidak membuat saya khawatir dan tidak mengganggu saya," katanya.
Baca juga: Juara WBC Skye Nicolson mundur dari laga 29 Agustus karena cedera
Pertarungan itu merupakan perebutan gelar juara dunia dalam karier Benn. Dia akan memasuki pertarungan setelah mengalahkan Regis Prograis dalam partai tambahan pada laga comeback Tyson Fury melawan Arslanbek Makhmudov pada April 2026.
Pertarungan itu berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, tempat yang sebelumnya menjadi lokasi rivalitas Benn dengan Chris Eubank Jr dalam dua pertarungan yang epik.
Setelah membalas kekalahan profesional pertama menghadapi Eubank Jr melalui duel ulang pada November 2025, Benn membidik pencapaian seperti ayahnya, yaitu merebut sabuk WBC yang pernah dimiliki dan mempertahankan dalam 11 pertarungan sepanjang 1992 hingga 1995.
Benn mengatakan telah mempersiapkan diri dengan berlatih keras dan bekerja maksimal.
"Saya sudah menerima kesempatan itu dengan kedua tangan dan saya datang ke sana untuk membuat kekacauan," katanya.
Baca juga: WBC umumkan Jordan dan Luis naik ring perebutkan sabuk kelas ringan
Garcia menjadi lawan dengan kualitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan para petinju yang pernah dihadapi Benn sebelumnya.
Di atas kertas, petarung Amerika Serikat itu memang sudah kalah dua kali, tetapi dia dikenal sebagai salah satu petinju yang sangat berbahaya.
Benn mengatakan sangat senang tampil dengan status sebagai petarung yang tidak diunggulkan. Dia menegaskan bisa tampil lebih maksimal dalam situasi seperti itu.
"Semua tekanan yang saya hadapi di awal karier telah mempersiapkan saya untuk malam-malam seperti ketika bertarung di Tottenham Hotspur Stadium," katanya.
Garcia berhasil memegang sabuk juara dunia kelas welter WBC setelah menang angka atas Mario Barrios di Las Vegas pada Februari 2026 lalu. Itu merupakan sabuk juara dunia pertama yang pernah diraih Garcia di sepanjang kariernya.
Baca juga: Juara WBC Isaac Cruz dan Bravo dijadwalkan naik ring 19 September
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































