Jakarta (ANTARA) – Perencanaan keuangan sebaiknya disesuaikan dengan fase kehidupan agar target finansial dapat dicapai secara efektif. Perbedaan kebutuhan, tanggung jawab, dan kemampuan finansial pada setiap jenjang usia membuat strategi pengelolaan keuangan tidak dapat disamaratakan.
Pada usia produktif awal, misalnya, fokus pengelolaan keuangan lebih diarahkan pada pembentukan fondasi finansial melalui penyediaan dana darurat, pelunasan utang konsumtif, peningkatan kompetensi, serta mulai berinvestasi untuk jangka panjang. Sementara itu, memasuki usia 30-an, prioritas mulai bergeser pada kebutuhan keluarga, seperti kepemilikan rumah, dana pendidikan anak, perlindungan melalui asuransi, hingga penambahan dana darurat.
Memasuki usia 40-an, perhatian terhadap persiapan pensiun mulai meningkat. Pada fase ini, individu umumnya didorong untuk memperbesar porsi investasi jangka panjang, menyelesaikan kewajiban utang seperti kredit kepemilikan rumah (KPR), serta menyiapkan dana kesehatan di luar perlindungan asuransi.
Adapun pada usia 50-an, strategi keuangan lebih berorientasi pada perlindungan aset. Penataan ulang portofolio ke instrumen yang relatif lebih stabil dan likuid, seperti obligasi negara, reksa dana pasar uang, maupun emas, menjadi salah satu langkah yang umum dilakukan. Selain itu, perencanaan distribusi aset kepada ahli waris juga mulai dipersiapkan untuk meminimalkan potensi sengketa di kemudian hari.
Secara umum, pembagian target keuangan berdasarkan usia merupakan panduan yang dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. Perbedaan tingkat pendapatan, jumlah tanggungan, hingga tujuan hidup membuat setiap orang memerlukan strategi finansial yang berbeda.
Evaluasi kondisi keuangan secara berkala juga diperlukan agar rencana yang telah disusun tetap relevan dengan perubahan kebutuhan dan kondisi ekonomi. Selain itu, pemilihan instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset dari tekanan inflasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan keuangan jangka panjang.
Salah satu instrumen yang kerap dipilih masyarakat untuk tujuan tersebut adalah emas. #TenangSaja, melalui produk Emas Pegadaian, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari pembukaan rekening Tabungan Emas, pembelian saldo, Gadai Tabungan Emas, transfer saldo, buyback, hingga memantau pergerakan harga emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Perencanaan keuangan yang dilakukan sejak dini dan disesuaikan dengan tahapan usia diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kondisi finansial yang lebih sehat sekaligus mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































