Brimob Polda Sulteng operasikan dapur lapangan di lokasi gempa Sigi

14 hours ago 4

Sigi (ANTARA) - Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengoperasikan dapur lapangan dan kendaraan khusus (Ransus) Water Treatment untuk membantu serta mendukung penanganan bencana gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.

"Jadi Brimob Polda Sulteng menghadirkan kendaraan khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di daerah tersebut," kata Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre di Nokilalaki, Sigi, Sabtu.

Ia mengemukakan sebanyak 100 personel Brimob Polda Sulteng bertugas di lokasi bencana untuk mengoperasikan dapur lapangan guna menyediakan makanan siap saji bagi para pengungsi.

Menurut dia, pihaknya berupaya memaksimalkan seluruh kemampuan dan peralatan yang dimiliki untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa.

"Tentunya Brimob tidak hanya menerjunkan personel, tetapi juga kemampuan taktis dan peralatan yang kami miliki untuk mendukung penanganan bencana dan membantu kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Ia menuturkan untuk kendaraan water treatment yang dikerahkan mampu memproduksi air bersih sekitar 180 hingga 200 galon per hari.

"Air bersih yang dihasilkan ini kemudian disalurkan untuk warga yang mengalami kesulitan akses air akibat dampak gempa," sebutnya.

Kurniawan menyebutkan dapur lapangan Brimob terus beroperasi untuk memastikan kebutuhan pangan para pengungsi, relawan dan petugas tetap terpenuhi.

"Dapur lapangan ini mampu menyiapkan sekitar 150 hingga 200 porsi makanan siap saji, harapannya fasilitas pendukung tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat bencana," kata dia.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah yang masih merasakan dampak gempa.

BPBD Sigi mencatat per tanggal 20 Juni bahwa jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di daerah itu mencapai 2.319 unit terdiri dari rusak ringan 1.966 rumah, rusak sedang 219 unit dan rusak berat 134 unit.

Total korban dan warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi sebanyak 8.586 jiwa dari 2.762 kepala keluarga. Rinciannya, korban luka berat sebanyak 17 orang, luka ringan 108 orang, dan tiga warga dilaporkan meninggal dunia.

BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala, dan Kota Palu, Sulteng, Selasa (16/6), pukul 10.27 WIB.

Pewarta: Moh Salam
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |