BPS catat pengeluaran wisman triwulan II-2026 mencapai 1.285 dolar AS

2 days ago 5
Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan rata-rata pengeluaran pada triwulan I tahun 2026.

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) pada triwulan II tahun 2026 yang mencapai angka 1.285 dolar Amerika Serikat (AS), meningkat sekitar 7,17 persen jika dibandingkan triwulan 2 tahun 2025 lalu sebesar 1.199 dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan meskipun nilai tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, namun rata-rata pengeluarannya lebih rendah dari rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan pada triwulan I 2026.

“Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai 1.285 dolar AS. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan rata-rata pengeluaran pada triwulan I tahun 2026, tetapi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan triwulan II di tahun yang lalu atau tahun 2025,” kata Ateng dalam siaran resmi yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Pada triwulan II-2026, BPS mencatat porsi pengeluaran terbesar wisatawan asing masih digunakan untuk akomodasi yang mencapai 37,21 persen dari total belanja. Selanjutnya, makanan dan minuman menyumbang 19,81 persen, sementara belanja dan cendera mata mencapai 11,04 persen.

Sedangkan untuk rata-rata lama tinggal wisman di Indonesia, BPS mencatat pada triwulan II-2026 mencapai 10,30 malam. Durasi tersebut lebih singkat dibandingkan triwulan I-2026 yang berada di angka 10,83 malam, mengindikasikan wisatawan menghabiskan waktu lebih sedikit selama berlibur di Indonesia.

Namun, terdapat perubahan pola konsumsi wisatawan pada triwulan II. Proporsi pengeluaran untuk hiburan, sewa kendaraan, serta penerbangan domestik tercatat meningkat dibandingkan periode sebelumnya atau pada triwulan 1-2026.

Kenaikan pada tiga pos tersebut mengindikasikan wisatawan asing tidak hanya menghabiskan anggaran untuk kebutuhan dasar selama berlibur, tetapi juga semakin banyak mengalokasikan dana untuk menjelajahi destinasi dan melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Kemenpar: Kekayaan kuliner dapat jadi strategi untuk gaet wisman

Baca juga: Kunjungan wisman capai 11 juta orang, rata-rata pengeluaran Rp21 juta

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |