BPS Bali temukan anomali wisman turun tapi TPK hotel naik

1 hour ago 3
Ini agak berkebalikan, wisman turun tapi TPK meningkat...

Denpasar (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menemukan anomali pada bulan April 2026 yaitu jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menurun tetapi okupansi atau tingkat penghunian kamar (TPK) hotel meningkat.

“Ini agak berkebalikan, wisman turun tapi TPK meningkat, biasanya April memang cenderung ada peningkatan kalau dilihat 2 tahun terakhir untuk angka TPK, cuma sekarang anomali karena wismannya turun,” kata Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan.

Agus Gede di Denpasar, Selasa, terlebih dahulu menyampaikan jumlah kedatangan wisman ke Bali pada April 2026 sebanyak 553.328 kunjungan.

Dibanding Maret 2026 angka ini meningkat 17,21 persen, namun jika dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya tercatat turun 6,41 persen.

Jika dilihat dari paspor atau asal wisman, pemegang paspor Australia mendominasi kunjungan dalam satu bulan dengan 146.414 kunjungan atau naik 22,24 persen, disusul India 46.513 kunjungan atau naik 9,55 persen, Tiongkok 44.447 kunjungan atau meningkat 36,77 persen, Inggris 24.248 kunjungan atau meningkat 0,17 persen, dan Amerika Serikat 23.986 kunjungan atau meningkat 4,27 persen.

“Sebanyak 26,46 persen dari wisman yang berkunjung ke Bali di bulan April yang lalu itu berasal atau pemegang paspor Australia, 8,41 persen pemegang India, 8,03 persen Tiongkok, Inggris 4,38 persen, dan pemegang paspor Amerika Serikat 4,33 persen,” ujar Agus Gede.

Meski dari sisi asal wisman terjadi peningkatan kunjungan, secara keseluruhan masih di bawah kondisi April 2025 yang saat itu dalam satu bulan 591.221 kunjungan.

Secara kumulatif BPS Bali juga melihat kunjungan wisman Januari-April 2026 lebih rendah dari Januari-April 2025, dimana tahun ini totalnya 2.019.892 kunjungan sementara tahun lalu 2.042.666 kunjungan atau turun 1,11 persen.

Agus Gede mengatakan biasanya okupansi hotel akan linear dengan kunjungan, namun yang ditemukan saat ini adalah lonjakan pada TPK di tengah turunnya wisman secara tahun ke tahun.

“Untuk bulan April 2026, BPS Bali melihat angka TPK hotel bintang itu mencapai 57,94 persen meningkat 0,71 persen poin dibanding April 2025, jadi agak berseberangan dengan wisman, untuk hotel non-bintang itu sebesar 34,81 persen meningkat 1,49 persen poin,” tuturnya.

BPS Bali tak dapat menjelaskan kondisi ini, yang pasti okupansi sangat dipengaruhi oleh jumlah kamar yang tersedia dan yang laku, sehingga bisa saja salah satu faktor kondisi ini adalah berkurangnya kamar yang ditawarkan hotel sementara wisatawan berbondong-bondong memesan kamar.

Baca juga: Gubernur catat PHR Bali naik meski ada konflik Timur Tengah

Baca juga: 1,4 juta wisman kunjungi Bali triwulan pertama 2026

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |