BPJPH : forum H20 perkuat kolaborasi ekosistem halal global

2 hours ago 3
Konsep halal diterima sebagai konsep yang sehat dan baik oleh banyak orang terlepas latar belakang suku, bangsa, agama, dan budayanya

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan gelaran The 5th Summit of Halal 20 (H20), memperkuat kolaborasi ekosistem halal global.

“Halal bukan hanya untuk Muslim saja. Halal juga berkaitan dengan kesehatan, transparansi, traceability. Halal adalah simbol kesehatan, double clean. Halal is elite food, halal is high and no higher than halal,” ujarnya, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu terkait gelaran The 5th Summit of Halal 20 (H20) di Jakarta.

The 5th Summit of Halal 20 (H20) merupakan forum strategis dalam memperkuat kolaborasi global serta membangun ekosistem halal.

Forum bertema “Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy" yang dihadiri 450 peserta dari 48 negara itu akan berlangsung hingga Minggu (20/9).

Forum H20 mempertemukan lembaga halal, regulator, lembaga sertifikasi halal, pelaku industri, serta berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas penguatan tata kelola halal, kemudahan perdagangan lintas batas, serta pengembangan ekonomi halal secara lebih luas.

Dalam forum yang dihadiri ratusan pemangku kepentingan jaminan produk halal dalam dan luar negeri tersebut, Haikal menyoroti pentingnya memperkuat pemahaman halal yang dapat diterima secara luas di berbagai negara.

“Konsep halal diterima sebagai konsep yang sehat dan baik oleh banyak orang terlepas latar belakang suku, bangsa, agama, dan budayanya,” katanya.

Menurit dia, perkembangan ekosistem halal perlu dilihat secara lebih komprehensif. Industri halal juga tidak hanya mencakup makanan dan minuman, tetapi juga mencakup berbagai jenis produk seperti kosmetik, obat, barang gunaan dan sebagainya sebagaimana diatur dalam regulasi Jaminan Produk Halal (JPH).

Pria yang akrab disapa Babe Haikal itu mengatakan semangat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kerja sama yang mampu meningkatkan keterhubungan ekosistem halal antarnegara.

Penguatan kerja sama dapat mencakup pengakuan sertifikasi, harmonisasi standar, pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas lembaga, kemudahan perdagangan produk halal lintas negara, dan sebagainya yang dilaksanakan atas prinsip saling menguntungkan.

Dalam konteks kawasan, H20 juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat kerja sama halal di kawasan ASEAN. Salah satunya melalui pembahasan pembentukan ASEAN Halal Council.

Penguatan kerja sama regional tersebut menjadi bagian dari agenda yang lebih luas untuk meningkatkan konektivitas ASEAN dengan ekosistem halal global. Kolaborasi dimaksudkan agar perdagangan produk halal dapat berlangsung semakin mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Baca juga: Pemerintah dan Forum B57+ bidik Indonesia motor industri halal dunia

Baca juga: Pemerintah tegaskan Wajib Halal dijalankan sesuai amanat UU

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |