Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 61 RT dan enam jalan tergenang banjir hingga pukul 07.00 WIB.
"BPBD mencatat saat ini, terdapat 61 RT dan enam ruas jalan tergenang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan terdapat tiga RT yang dilanda banjir di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, dengan ketinggian 30 sentimeter (cm), akibat curah hujan tinggi.
Selain itu, terdapat 58 RT di Jakarta Selatan, yakni satu RT di Cilandak Barat dengan ketinggian banjir 50 cm, yang disebabkan curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut.
Kemudian, dua RT di Lebak Bulus dengan ketinggian banjir 20-60 cm, yang diakibatkan curah hujan tinggi serta luapan Kali Grogol Mampang.
Selanjutnya, tiga RT di Cipete Utara dengan ketinggian banjir 110 cm, penyebabnya curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut.
"Lalu, 39 RT di Petogogan dengan ketinggian 40-75 cm, yang disebabkan curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut, serta luapan penghubung (PhB) Nipam," ujar Yohan.
Selain itu, ada pula dua RT di Cilandak Timur, dengan ketinggian banjir 80-120 cm, akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut.
Kemudian, lima RT di Bintaro dengan ketinggian banjir 40 cm, penyebabnya curah hujan tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan.
Lalu, lima RT di Pesanggrahan dengan ketinggian banjir 60-70 cm, akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Uangan, dan satu RT di Ulujami dengan ketinggian 80 cm yang diakibatkan curah hujan tinggi serta luapan Kali Uangan.
Baca juga: BPBD Jaksel catat ketinggian banjir di Cipulir capai 140 cm
Di samping itu, ada pula enam ruas jalan terdampak, yakni Jalan Gaya Motor Raya, Kebon Bawang, Jakarta Utara, dengan ketinggian 30 cm, Jalan Strategi Raya, Joglo, Jakarta Barat, dengan ketinggian 30 cm, serta Jalan Basoka Raya, Joglo, Jakarta Barat, dengan ketinggian 40 cm.
Lalu, Jalan Srengseng Raya, Srengseng, Jakarta Barat, dengan ketinggian 20 cm, Jalan Ciledug Raya (depan Pom Bensin Shell), Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, dengan ketinggian genangan 30 cm, dan Jalan Pondok Karya, Pela Mampang, Jakarta Selatan, dengan ketinggian 60 cm.
BPBD DKI mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Alam, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
Bersama dengan para lurah dan camat setempat, sambung Yohan, seluruh unsur tersebut juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas banjir. Genangan pun ditargetkan surut dalam waktu cepat.
Baca juga: Sudin SDA Jakut keruk 15 waduk dan kali optimalkan daya tampung
Baca juga: Pemkot Jakut tingkatkan kesiapsiagaan hadapi hujan ekstrem dan banjir
Baca juga: Rawan banjir, saluran air di Kebon Pala dikeruk
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































