BNPB percepat tangani 4 kubangan di Nokilalaki Sigi akibat gempa

7 hours ago 3

Sigi (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat penanganan empat kubangan yang terbentuk akibat gempa bumi di wilayah Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

"Jadi alat berat yang susah masuk itu terkait dengan potensi ancaman bencana di atas gunung yang lokasinya masuk dalam kawasan di Taman Nasional Lore Lindu," kata Kepala BNPB Suharyanto saat berada di Nokilalaki, Sigi, Sabtu.

Ia menuturkan kubangan di kawasan tersebut berpotensi terjadinya banjir bandang di Nokilalaki apabila tidak segera diatasi.

Menurut dia, penanganan longsoran di kawasan Taman Nasional Lore Lindu itu tidak akan menggunakan alat berat agar tidak merusak kawasan tersebut.

"Sudah ada kesepakatan bahwa longsoran di atas gunung itu akan dijebol menggunakan pompa alkon," katanya menjelaskan.

Sementara itu Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyebutkan nantinya seluruh penanganan kubangan tersebut tetap memperhatikan keselamatan masyarakat sekitar dan lingkungan yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu.

"Untuk penanganan ini harus berhati-hati dan memang harus ada izin khusus sebab berada di kawasan Taman Nasional Lore Lindu," kata Rizal.

Berdasarkan data BPBD Sigi per 20 Juni bahwa jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di daerah itu mencapai 2.335 unit terdiri dari rusak ringan 1.955 rumah, rusak sedang 226 unit dan rusak berat 154 unit.

Sementara itu terdapat penambahan total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan 2.775 kepala keluarga pada bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi dengan rincian korban luka berat 17 orang dan luka ringan 108 orang dengan tiga warga meninggal dunia.

BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala dan Kota Palu, Sulteng, Selasa (16/6), pukul 10.27 WIB.

Baca juga: BNPB segera bangun huntara untuk korban gempa di Sigi Sulteng

Baca juga: BPBD catat 2.319 rumah rusak akibat gempa bumi di Sigi Sulteng

Baca juga: Kepala BNPB pimpin penanganan darurat gempa bumi di Sulawesi Tengah

Pewarta: Moh Salam
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |