Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara (Sumut), Jumat.
"Waspadai potensi gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Sumatera Utara," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizky Ramadhan di Medan, Jumat.
Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter tersebut berpotensi terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
Untuk itu BMKG mengingatkan kondisi tersebut beresiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya perahu nelayan jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1, 25 Meter.
Baca juga: BMKG prakirakan hujan dan hujan petir dominasi guyur kota besar
Demikian juga dengan kapal tongkang harus waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Ia menyebutkan bibit Siklon Tropis 985 pada 12,5 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,7 derajat Bujur Timur (BT) di Samudra Hindia selatan Jawa Barat memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan Indonesia.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian umumnya bergerak dari utara hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 6-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-30 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Barat.
Baca juga: Kurangi hujan, BNPB gelar OMC dukung pencarian korban longsor Cisarua
Pewarta: Juraidi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































