PU akan dilibatkan di rencana bangun huntara warga pinggir rel Senen

3 hours ago 2

Jawa Tengah (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan Kementerian PU akan dilibatkan untuk rencana akan membangun 1.000 unit hunian sementara atau huntara bagi warga yang masih tinggal di sekitar jalur rel di kawasan Senen, Jakarta.

"Kalau itu rencananya akan membuat hunian sementara, untuk sekitar 1.000 hunian. Itu kita sedang godok bersama antara Kementerian PU, Pak Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pak Sekretaris Kabinet (Seskab), dan yang punya lahan dari pihak kereta api (PT KAI)," ujar Dody di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu.

Dia menambahkan bahwa lahan untuk rencana pembangunan huntara tersebut akan dibahas lebih detail bersama pihak KAI kemungkinan pada hari Senin.

"Kita kira-kira untuk 1.000 unit itu apakah (lahan) yang dikasih itu cukup untuk 1.000 unit huntara, apa kita mesti memodifikasi hunian sementara harus ke atas (secara vertikal), misalnya seperti yang kita kerjakan di Ibu Kota Nusantara atau IKN, sehingga untuk 1.000 unit bisa membutuhkan tanah lebih sedikit. Nah itu nanti setelah tanahnya sudah mulai clear dari pihak kereta api," katanya.

Baca juga: Presiden perintahkan bangun hunian layak bagi warga pinggir rel Senen

Salah satu lokasi yang kemungkinan akan dipertimbangkan untuk rencana pembangunan huntara bagi warga pinggir rel Senen adalah wilayah Tanah Abang.

"Rencananya Tanah Abang cuma nanti detailnya nanti ya, detail nanti Senin setelah saya ketemu Pak Direktur KAI, baru kita bisa menginformasikan lebih detilnya seperti apa," kata Dody.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto meminta kepada sejumlah kementerian/lembaga untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api, setelah sebelumnya sempat meninjau permukiman sekitar jalur rel di kawasan Senen, Jakarta.

Baca juga: Pram dukung Prabowo buat hunian untuk warga bantaran rel Senen

Seskab Teddy Indra Wijaya dalam unggahan resmi media sosial di Jakarta, menyampaikan Presiden memerintahkan Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Perum Perumnas, dan PT KAI serta pejabat terkait untuk membangun rumah hunian dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat yang tinggal di pinggir rel kereta api Senen.

Dia menyebutkan bahwa saat Presiden meninjau wilayah pinggiran rel Senen pada Kamis (26/3), para warga melaporkan bahwa mereka sudah berdiam di wilayah pinggiran rel itu selama puluhan tahun dengan kondisi hunian dan atap yang terbatas.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |