Pemerintah borong stok UMKM untuk Bazar Rakyat Monas

3 hours ago 2
“Momentum ini kan juga momentum menggerakkan ekonomi karena kita melibatkan kurang lebih ada seribuan usaha mikro, pedagang makanan dan minuman,”

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah memborong stok barang dagangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai pusat perdagangan untuk didistribusikan kepada warga dalam bazar rakyat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai upaya menggerakkan ekonomi pasca-Lebaran.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman usai meninjau Bazar Rakyat bertajuk Istana Untuk Rakyat di Monas Jakarta Pusat, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sekitar seribu pelaku usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pedagang pasar besar.

“Momentum ini kan juga momentum menggerakkan ekonomi karena kita melibatkan kurang lebih ada seribuan usaha mikro, pedagang makanan dan minuman,” kata Maman.

Ia menjelaskan barang-barang yang dibagikan kepada masyarakat berasal dari stok pedagang di sejumlah pusat perdagangan seperti Tanah Abang dan Pasar Senen, termasuk produk dari daerah luar Jakarta seperti Bandung.

Menurut Maman, langkah tersebut memungkinkan pelaku usaha menghabiskan stok lama sekaligus memutar kembali modal untuk produksi atau pembelian barang baru.

“Karena mereka bisa menghabiskan stok yang kemarin masih ada dan yang mereka juga bisa putar lagi, beli lagi ada dengan stok yang baru,” ujarnya.

Dalam skema tersebut, pemerintah menyediakan paket barang senilai Rp200.000 per kupon yang dapat ditukarkan masyarakat dengan produk UMKM seperti pakaian, sepatu, tas, dan perlengkapan lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pedagang makanan dan minuman dalam jumlah besar untuk melayani kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Maman menilai strategi tersebut membantu masyarakat memperoleh kebutuhan Lebaran sekaligus memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi pelaku usaha.

“Nah ini impact ekonominya kayak di Pasar Tanah Abang terus juga di Pasar Senen ada yang di Bandung, teman-teman asosiasi pembuat kerajinan sepatu dan itu juga akhirnya bergerak,” kata dia.

Ia menambahkan, pendekatan ini diharapkan dapat menjaga momentum ekonomi tetap bergerak setelah puncak aktivitas Lebaran, sekaligus memperluas manfaat kegiatan bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan Presiden Prabowo Subianto ingin sebanyak mungkin warga dapat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dalam suasana kebersamaan melalui bazar rakyat tersebut. Pemerintah menyiapkan 100.000 kupon belanja gratis senilai Rp500.000 per kupon serta 300.000 porsi makanan gratis bagi masyarakat.

Baca juga: Warga sebut kupon gratis Bazar Rakyat bantu kebutuhan pascalebaran

Baca juga: Seskab: Presiden ingin warga berbagi kebahagiaan di Bazar Rakyat

Baca juga: Presiden instruksikan gelar Pasar Murah Untuk Rakyat di Monas sore ini

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |