Baznas RI berangkatkan tim untuk bantu penanganan gempa bumi di NTT

5 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberangkatkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu evakuasi dan penanganan korban bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan Tim BTB difokuskan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang diduga masih terjebak di sejumlah bangunan setelah gempa bumi mengguncang NTT.

"Setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, prioritas yang harus dilakukan saat ini yakni melakukan pencarian terhadap warga yang masih tertimbun reruntuhan dan disinyalir masih ada warga yang terjebak di beberapa bangunan," kata dia.

Baznas RI juga terus berkoordinasi dengan Baznas provinsi, kabupaten/kota setempat serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai dampak gempa dan kebutuhan mendesak para penyintas.

"Pada Minggu (16/8) Tim BTB dari Jakarta sudah diberangkatkan untuk bergabung dengan Tim BTB daerah dan satuan petugas lainnya, selain membantu melakukan proses evakuasi, di samping itu Tim BTB juga akan mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, dan melakukan pendistribusian kebutuhan pengungsian seperti terpal, alas tidur, dan hygiene kit," ujar dia.

Baca juga: BNI salurkan bantuan awal untuk korban gempa bumi di Flores

Baznas juga akan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Pemenuhan hak-hak dasar penyintas di lokasi pengungsian menjadi salah satu fokus penanganan pada masa tanggap darurat.

Ia menjelaskan respons kebencanaan Baznas akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

"Baznas sangat berduka atas bencana gempa yang telah menimpa saudara-saudara kita di NTT. Kami mendoakan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan melalui masa sulit ini. Baznas berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat NTT melewati musibah ini hingga bisa kembali pulih," ucapnya.

Sodik memastikan Tim BTB bersama jejaring Baznas dan para pemangku kepentingan terus memantau situasi untuk memastikan bantuan dan layanan darurat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menegaskan kesiapan Baznas mengirimkan bantuan lanjutan sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan.

"Meskipun kondisi sinyal yang belum stabil, koordinasi lanjutan juga akan terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan yang diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih," kata dia.

Baca juga: Polda Jateng kirim 10 truk bahan pangan dan kebutuhan pokok ke NTT

Baca juga: Bali kirim tim kesehatan dan BPBD, bantu penanganan dampak gempa NTT

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |