Banjir Jakarta, hingga pukul 09.00 WIB 35 RT dan 23 jalan terendam

2 weeks ago 14

Jakarta (ANTARA) - Banjir akhirnya merendam 35 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Ibu Kota akibat curah hujan tinggi, Minggu pagi, berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu, menyebutkan hingga pukul 09.00 WIB sebanyak 17 RT di Jakarta Barat terendam dengan ketinggian air 25-60 sentimeter (cm), 13 RT di Jakarta Pusat (30 cm), dua RT di Jakarta Timur (40-60 cm) dan tiga RT di Jakarta Utara (25-40 cm) .

Sementara untuk jalan, tercatat tiga jalan terendam banjir dengan ketinggian air 10 cm di Jakarta Pusat, 14 jalan di Jakarta utara (10 - 70 cm), enam jalan di Jakarta Barat (15-50 cm).

Yohan juga menyebutkan ketinggian air tertinggi di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat dan ada 8 RT yang mencapai 45-60 cm, Kelurahan Tegal Alur empat RT (30 - 40 cm).

Sementara di Jakarta Utara, dua RT di Kelurahan Pademangan Barat (30 cm), sementara di Jakarta Barat, 8 RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke (60 cm).

Adapun di Jakarta Timur, dua RT di Kelurahan Cakung Barat di Kelurahan Rawa Terate satu RT 40 cm dan satu RT di Kelurahan Cakung Barat 60 cm.

Selain itu, untuk ruas jalan tertinggi banjir, lima ruas jalan di Jakarta Utara setinggi 40-70 cm, yakni Jalan Gaya Motor Raya (Depan Kodim 0502) di Sungai Bambu, Jalan Karang Bolong Raya di Pademangan, Jalan Jembatan Tiga Raya di Penjaringan, Jalan Pluit Raya (Depan Hotel JP) di Penjaringan, Jalan Babek TNI di Rorotan. Sementara di Jakarta Barat ada satu Jalan Benda Raya di Kamal.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan.

"Jika situasi darurat, warga bisa segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi selama 24 jam gratis," katanya.

Yohan juga menyebutkan dampak banjir tersebut terdapat sejumlah pengungsi di daerah Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, dengan lokasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Alur Anggrek yaitu sebanyak 12 KK atau 29 jiwa.

Ia menambahkan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

"Selain itu juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Banjir ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Yohan.

Baca juga: Minggu pagi, banjir rendam lima RT dan tiga ruas jalan di Jakarta

Baca juga: DKI diminta antisipasi banjir berbasis kecamatan-kelurahan

Baca juga: Pemprov DKI didesak untuk mitigasi dampak banjir

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |