Bagikan 2.000 paket bukber, Kedubes Saudi sebut Muslim RI "terbaik"

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, menyebut umat Islam Indonesia sebagai "masyarakat terbaik" yang dipilih Raja Salman untuk menerima hadiah kurma dan paket buka puasa.

Ia menyatakan hal itu saat membagikan 2.000 paket buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (19/2).

"Kami memberikan buka puasa untuk Bapak Ibu sekalian sebanyak 2.000 paket dari Raja Salman, dan juga membagikan kurma melalui Kementerian Agama untuk Anda semua, karena Anda ini termasuk yang dipilih oleh Raja Salman sebagai masyarakat terbaik," kata Syeikh Ahmed.

Ia menyatakan kegiatan itu bagian dari Program Bukber (Buka Bersama) atas arahan langsung Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud bagi Muslim di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Program tersebut juga digelar di sejumlah tempat, termasuk di kampus-kampus seperti Universitas Indonesia dan UIN Syarif Hidayatullah.

Total 40.000 paket makanan dan 40 ton kurma disiapkan dalam program itu.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

"Mari kita berdoa semoga Allah memberikan umur yang panjang dan kesehatan kepada Raja Saudi Arabia beserta seluruh keluarganya dan juga Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia dan juga termasuk Atase Saudi Arabia yang begitu menghormati Masjid Istiqlal," kata Nasaruddin.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Arab Saudi bersama King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre menyalurkan 100 ton kurma melalui Kementerian Agama RI.

Kerajaan Arab Saudi juga menyerahkan bantuan pangan senilai Rp7 miliar kepada Baznas untuk disalurkan kepada masyarakat di sejumlah provinsi.

Baca juga: Saudi gelar buka bersama, bagi kurma di berbagai kota di Indonesia
Baca juga: RI bidik ekspor ikan budidaya ke Arab Saudi untuk konsumsi jamaah haji

Pewarta: Katriana
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |