Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan sektor hilirisasi, manufaktur, hingga makanan dan minuman (mamin) menjadi penopang peningkatan serapan tenaga kerja.
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan dalam penyerapan tenaga kerja sepanjang Februari-Mei 2026, yaitu sebanyak 522 ribu orang.
“Pertumbuhan tenaga kerja itu akibat dari investasi, investasi kembali 30 persen ke hilirisasi. Kemudian, di Pulau Jawa lebih banyak masuk ke manufaktur. Sektor itulah yang menjadi salah satu penopang peningkatan penyerapan tenaga kerja,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Kedua sektor tersebut memiliki kemampuan yang cukup besar dalam menciptakan lapangan kerja karena membutuhkan tenaga kerja pada berbagai tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga distribusi produk.
Selain hilirisasi dan manufaktur, sektor makanan dan minuman turut memberikan kontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja. Sektor tersebut tercatat tumbuh sekitar 10 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas konsumsi dan pariwisata.
Baca juga: Airlangga: Ekonomi RI tumbuh di atas rata-rata global
Baca juga: Airlangga nilai tiga indikator makro cerminkan ekonomi RI tetap solid
“(Sektor) makanan minuman, itu turis lokal maupun wisatawan mancanegara juga mendorong (serapan tenaga kerja),” katanya menambahkan.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud sebelumnya menjelaskan kenaikan penyerapan tenaga kerja sepanjang Februari-Mei 2026 selaras dengan pertumbuhan angkatan kerja di periode tersebut yang mencapai 155,41 juta orang atau bertambah sebesar 497 ribu orang.
BPS mencatat hingga Mei 2026 terdapat sebanyak 220,23 juta penduduk usia kerja. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 689 ribu orang jika dibandingkan dengan Februari tahun 2026.
Jika dirinci, penduduk yang bekerja terdiri atas bekerja penuh sebanyak 98,98 juta orang atau bertambah 391 ribu orang.
“Untuk pekerja paruh waktu sebanyak 38,42 juta orang atau meningkat sebanyak 72 ribu orang, serta untuk pekerja setengah pengangguran sebanyak 10,79 juta orang atau bertambah sebanyak 59 ribu orang,” ujar Edy.
Baca juga: Airlangga sebut pariwisata pimpin pertumbuhan sektoral 13,14 persen
Baca juga: Airlangga sebut ekonomi kuartal II-2026 masih tumbuh di atas 5 persen
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































