1.765 pelari dari 15 negara semarakkan VOTCHA 2026

5 hours ago 11

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.765 pelari dari 15 negara menyemarakkan Volcano Trail Championship (VOTCHA) 2026 yang berlangsung di Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat pada 12-13 September.

Director VOTCHA 2026 Nur Wahyu Widayatno mengatakan kejuaraan lari yang mengusung konsep Ring of Fire ini adalah momentum untuk mengenalkan sport tourism Indonesia ke kancah global dengan ekosistem trail running yang mempertemukan olahraga, alam, komunitas, gaya hidup, dan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

"Indonesia memiliki gunung api, alam, dan komunitas trail running yang luar biasa. Kami ingin VOTCHA menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kawasan vulkanik Indonesia kepada dunia melalui olahraga," ujar Wahyu dalam keterangan resmi, Rabu.

Sementara itu, Race Director VOTCHA 2026 Rahman Mukhlis menerangkan bahwa jalur lomba dirancang secara istimewa melintasi kawasan vulkanik aktif, hutan tropis lebat, perkebunan teh hijau, hingga area Kawah Domas yang memberikan pengalaman berbeda dibanding ajang trail running lainnya.

Baca juga: Olahraga lari kian berkembang menjadi gaya hidup masyarakat

Rahman mengungkapkan penyelenggara memegang teguh filosofi "Santai Tapi Sampai" sebagai pesan utama bagi seluruh peserta dengan mengakomodasi spektrum peserta yang sangat luas melalui lima kategori pilihan; 45K — elevasi +2.700 m, 25K — +1.241 m, 10K — +636 m, 5K — +232 m, dan Kids Dash 700M mulai dari elite runner, experienced trail runner, recreational runner hingga anak-anak.

Ke depan, VOTCHA mengusung misi berkelanjutan yakni memperkenalkan trail running secara lebih luas di Indonesia, mendorong gaya hidup sehat, memberikan edukasi lingkungan, serta mendukung ekonomi masyarakat lokal.

Ajang yang pertama kali digelar ini juga diharapkan dapat menjadi bagian integral dari pengembangan sport tourism nasional, masuk ke dalam agenda resmi Calendar of Event Pariwisata Indonesia, serta membawa lebih banyak pelari internasional untuk mengeksplorasi destinasi gunung api ikonis lainnya seperti Tambora, Semeru, dan Rinjani di masa mendatang.

Baca juga: Geely gelar ajang vertical run pertama di Indonesia

Baca juga: Apresiasi Alfamart Run, Menpora sebut olahraga jadi investasi karakter

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |