Wayan Malana, bule lokal yang bela tim skateboard merah putih

1 month ago 28

Denpasar (ANTARA) - Sosok Ni Wayan Malana Fairbrother menjadi sorotan setelah mengukir debut manis pada ajang olahraga SEA Games Thailand 2025.

Atlet muda asal Kuta, Bali, itu tak hanya sukses menyabet medali perak pada nomor Women’s Street yang berlangsung di Extreem Sport Park Rajamangala, Bangkok, Thailand, pada 14 Desember. Namun, penampilannya yang mencolok dengan rambut pirang dan kulit putih khas warga Eropa juga menyita perhatian.

Atlet muda yang akrab disapa Mala ini menceritakan perjuangannya meraih medali perak SEA Games saat ditemui di Kuta Beach Skatepark, Badung, Bali, Minggu (22/12). Pada sesi final, Mala berhasil mengeksekusi trik 5-0 yang tak pernah ia coba sebelumnya. Berkat keberanian dan dorongan dari ayahnya, trik tersebut justru mengantarnya meraih medali perak.

“Itu trik baru. Bahkan sebelum ke SEA Games aku tidak pernah coba sama sekali. Pas sampai di sana, Bapak bilang 'Ayo kamu bisa Five-0', aku coba sekali dan ternyata bisa. Akhirnya aku pakai di kompetisi dan skornya lumayan besar," kata Malana mengenang.

Namun, remaja berusia 13 tahun itu harus puas dengan total 125,42 poin yang dikumpulkannya. Terlebih, menurut dia, sulit melawan atlet muda tuan rumah Chunkao Udomphen dan Olimpian asal Thailand Vareeraya Sukasem.

“Ya, lawan saya bisa dibilang sulit. Yang dapat emas juga jago sekali, dia juga umurnya masih 10 tahun. Dan juga lawan lawan saya pernah ikut Olimpiade dan itu juga bikin kayak susah,” cerita Mala.

Untuk mengatasi ketegangannya, Mala meyakinkan diri dan mengelola emosi untuk tetap tenang. Selain itu, untuk memuluskan performa terbaiknya, sebelum mulai pertandingan Mala mendengarkan musik agar lebih rileks.

“Soalnya kalau aku nervous pasti nggak bagus nanti skornya. Pasti kayak run-nya nggak bagus. Dan kalau aku mentalnya bagus dan aku nggak nervous, aku bisa dapat skor yang bagus,” kata Mala saat berbincang dengan logat khas campuran Indonesia dan Inggris.

Meski target utamanya adalah medali emas, Malana mengaku bangga dengan menempati posisi kedua, mengingat ini adalah pengalaman pertamanya di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Dikira naturalisasi

Siapa sangka, di balik casing bulenya, remaja berusia 13 tahun itu justru mewarisi darah Bali yang berasal dari nenek pihak Ibu dan Sulawesi dari kakek pihak ayahnya.

Ni Wayan Malana Fairbrother lahir di Denpasar 17 Maret 2012. Ayahnya Afandy Dharma Fairbrother merupakan keturunan Inggris dan Sulawesi. Sedangkan ibunya, Cynthia Dewi, memiliki garis keturunan Bali dan Australia. Meski kedua orang tuanya juga blasteran, keduanya adalah WNI.

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |