Wapres cek pemberian subsidi bahan pokok di Pasar Badung Denpasar Bali

4 hours ago 2
Ini memberikan subsidi dalam rangka menjaga inflasi yang sekarang tembus 3,6 persen secara tahunan,

Denpasar (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecek langsung pemberian subsidi bahan pokok di Pasar Badung, Denpasar, Bali.

“Ini yang mana saja dapat subsidi?,” ucap Gibran bertanya sambil meninjau lapak pedagang cabai di Denpasar, Bali, Jumat.

Wapres hendak memastikan kondisi harga di Pasar Badung terjaga, sehingga ia menyarankan pemerintah daerah memberikan subsidi agar masyarakat tetap dapat membeli.

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan terima kasih atas perhatian Wapres Gibran.

Pemkot Denpasar sendiri memang memberikan subsidi ketika terdapat komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Seperti hari ini di Pasar Badung mereka memberikan subsidi untuk cabai rawit dan cabai besar sebesar Rp3.000 per kilogram karena komoditas tersebut sedang mengalami lonjakan harga.

“Ini memberikan subsidi dalam rangka menjaga inflasi yang sekarang tembus 3,6 persen secara tahunan, tapi yang diberikan subsidi Rp3.000 penurunan harga hanya di beberapa pos,” kata Jaya Negara.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Ida Bagus Kompyang Wiranata menambahkan, Wapres Gibran dalam kunjungannya memberi pesan agar pemberian subsidi diberikan kepada lebih banyak lagi pedagang.

Sebab, saat ini rata-rata per hari pengelola pasar memberikan subsidi kepada delapan pedagang di setiap komoditas.

Langkah tersebut dipilih mengingat pemberian subsidi besar-besaran memerlukan anggaran yang besar pula, sehingga pengelola memilih komoditas bahan pokok paling berpengaruh dan mengalami lonjakan yang diberikan bantuan.

“Wapres sarankan kami melakukan subsidi untuk menekan inflasi tapi agar kuantitasnya diperbanyak, sedangkan kami hitung-hitung melakukan subsidi besar-besaran tentu akan menguras anggaran,” ujarnya.

Sementara, Perumda Pasar dalam setahun menganggarkan Rp500 juta untuk subsidi harga di pasar-pasar di Denpasar.

“Anggaran juga harus diperhitungkan tapi bagaimana pun juga atas saran Pak Wapres kami dari Perumda akan berupaya menambah jumlah pedagang yang kami berikan subsidi,” sambung Kompyang Wiranata.

Komoditas cabai yang diberikan subsidi sendiri sedang mengalami kenaikan harga akibat musim hujan yang menyelimuti Bali belakangan ini.

Harga cabai rawit dari yang semula Rp70 ribu per kilogram naik menjadi Rp75 ribu, dan hari ini menyentuh Rp85 ribu.

Kenaikan juga mulai terasa pada daging ayam, di mana 10 hari terakhir terjadi kenaikan dari Rp36 ribu per kilogram kini menyentuh Rp45 ribu atau mencapai harga tertinggi menurut pedagang.

Sementara pada bahan pokok lain harga cenderung stabil seperti cabai merah besar Rp35 ribu/kg, tomat Rp12 ribu/kg, bawang merah dan putih Rp35/kg, telur Rp53 ribu/krat, dan daging sapi Rp120 ribu/kg.

Baca juga: TPID Bali gelar 66 pasar murah jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

Baca juga: BI-TIPD Bali awasi kecukupan stok pangan jelang Galungan

Baca juga: Wamendagri: TPID Bali berperan strategis suksekan program nasional

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |