Wamendikdasmen ajak siswa teladani RA Kartini dengan semangat belajar

4 hours ago 4
Semangat kesetaraan tidak boleh berhenti pada terbukanya akses belajar, tetapi harus diikuti dengan penguatan mutu pembelajaran

Majalengka (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengajak siswa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, meneladani perjuangan RA Kartini melalui semangat belajar dan kesetaraan dalam pendidikan.

“Dengan adanya Ibu Kartini, kita semua sama-sama punya cita-cita yang sama dan hak yang sama untuk mendapatkan ilmu,” kata Wamendikdasmen Fajar dalam keterangan yang diterima di Majalengka, Selasa.

Wamendikdasmen menyampaikan ajakan tersebut saat berdialog dengan siswa dalam kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SD Negeri Majalengka Wetan 4, yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2026.

Dalam kesempatan itu Wamendikdasmen Fajar sempat berdialog serta mengapresiasi jawaban siswa yang menyebut RA Kartini, Dewi Sartika, dan Cut Nyak Dien, sebagai tokoh perempuan yang berjasa bagi bangsa.

Baca juga: Hari Kartini, Menteri PPPA serukan kerja bersama berdayakan perempuan

Perjuangan Kartini, kata dia, harus dimaknai tidak hanya sebatas membuka akses pendidikan, tetapi juga memastikan mutu pembelajaran terus meningkat.

“Semangat kesetaraan tidak boleh berhenti pada terbukanya akses belajar, tetapi harus diikuti dengan penguatan mutu pembelajaran,” ujar Wamendikdasmen Fajar.

Lebih lanjut ia mengatakan TKA menjadi instrumen untuk memotret capaian belajar, sekaligus memperbaiki pembelajaran, terutama dalam penguatan literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis.

Atas dasar tersebut Wamendikdasmen mengingatkan siswa agar mengerjakan asesmen dengan jujur dan tidak terburu-buru karena tidak menentukan kelulusan.

Baca juga: Hari Kartini, KI hadirkan sederet perempuan pemimpin dalam Deep Dialog

“TKA tidak menentukan kelulusan. Maka anak-anakku kerjakanlah soal-soal TKA dengan cermat, jujur, dan tidak usah terburu-buru,” katanya.

Ia pun menegaskan komitmen pemerintah terhadap sektor pendidikan tetap kuat di tengah dinamika global.

Presiden Prabowo Subianto, lanjut dia, memiliki perhatian besar terhadap pendidikan, yang diwujudkan melalui penguatan mutu pembelajaran, perbaikan sarana, serta layanan pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan peserta didik.

“Pendidikan harus hadir dengan mutu yang makin baik dan layanan yang makin dekat, dengan kebutuhan anak-anak kita,” ujar Wamendikdasmen Fajar.

Baca juga: Hari Kartini, WPB asing ikut pelatihan salon di lapas perempuan Bali

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |