Anggota DPR minta UMKM melek bisnis dan pangan, jangan hanya jualan

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan meminta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melek terhadap dunia bisnis hingga berdikari pangan, sehingga jangan hanya menjalankan aktivitas jualan.

Dia menyayangkan masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan bisnis dengan "gaya lama" alias hanya bermodal nekat tanpa dibekali strategi yang matang.

"Kita ingin memastikan yang tumbuh bukan cuma industrinya secara statistik, tapi juga kesejahteraan pelakunya," kata Putra dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan hal itu saat kunjungan kerja ke para pelaku UMKM Jakarta Timur, yang dinilainya memiliki potensi besar.

Menurut Putra, literasi bisnis sebenarnya sederhana, yakni adalah bagaimana pelaku usaha pintar "bercerita" tentang keunikan usahanya sendiri. Ia mencontohkan perajin batik di Ciracas atau Pulo Gadung harus mampu menjual filosofi di balik setiap motifnya, sehingga produk tersebut memiliki nilai lebih di mata wisatawan.

"Kita punya Condet dengan wangi parfumnya, Jatinegara dengan kuliner legendaris. Namun kita sering cuma sekadar jualan. Lewat melek bisnis, kita ingin peracik parfum tidak cuma jual parfum, tapi jual cerita di balik aromanya," kata dia.

Selain itu, dia menilai masalah modal yang selalu jadi keluhan klasik bagi pelaku UMKM karena banyak pelaku usaha yang masih alergi terhadap bank karena tidak memahami caranya.

Menurut Putra, ada sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai "bensin" buat mempercepat laju bisnis, bukan beban cicilan yang menakutkan.

"Bunganya rendah, syaratnya juga nggak ribet, asal punya izin usaha (NIB) dan usahanya beneran jalan. Jadi, jangan biarkan ide bagus mati cuma gara-gara tidak punya modal," katanya.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa bisnis di sektor pariwisata harus terkait dengan ketahanan pangan. Hal itu menurut dia karena dunia saat ini sedang mengalami krisis pangan.

"Apalah artinya tempat wisata bagus kalau rakyatnya masih cemas soal makan? Jangan biarkan sejengkal tanah pun di halaman menganggur," kata dia.

Baca juga: Komisi VII DPR dorong solusi baru atasi macet jalur wisata Puncak

Baca juga: Hendry Munief dorong peran perempuan dalam penguatan UMKM

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |