Simpang Empat (ANTARA) - Wakil Menteri (Wamen) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menyerahkan bantuan sembako dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI kepada warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kamis.
Menurut Helvi Moraza bahwa bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI melalui program TJSL kepada masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya banjir.
“Warga Sasak merupakan salah satu kelompok masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap seluruh masyarakat diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi, apalagi wilayah Sasak juga kerap menghadapi abrasi pantai,” katanya.
Menurutnya musibah yang terjadi hendaknya dimaknai sebagai ujian dan bentuk kasih sayang Tuhan, yang harus dihadapi dengan kesabaran dan ketawakalan.
“Kami berharap infrastruktur yang rusak dapat diperbaiki secara bertahap, dan masyarakat tetap memiliki semangat untuk bangkit dan menata kehidupan ke depan,” ujarnya.
Baca juga: NU ajak masyarakat terlibat aktif aksi solidaritas bencana Sumatra
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pasaman Barat, Sumatera Barat, Endang Rirpinta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Menteri UMKM atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Sasak yang terdampak bencana banjir.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami di tengah kondisi pascabencana. Kami bersyukur karena perhatian ini datang langsung dari Bapak Wakil Menteri yang juga merupakan putra daerah Sasak," ujarnya.
"Atas nama pimpinan daerah, kami mohon maaf karena padatnya agenda sehingga kami ditugaskan mewakili. Namun hal ini tidak mengurangi rasa hormat dan terima kasih kami kepada bapak dan ibu semua," katanya.
Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Kantor Wali Nagari (Desa) Sasak dan akan disalurkan kepada warga terdampak banjir.
Di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia banjir menyebabkan tiga orang luka, satu unit rumah rusak sedang, sembilan unit rumah rusak ringan, dua sekolah terdampak, 2.289 hektare lahan perkebunan terdampak, tiga jembatan rusak dan 28 tepat ibadah terdampak.
Baca juga: Polda Sumbar buka servis gratis kendaraan terdampak bencana di Agam
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































