Moskow (ANTARA) - Pemerintah Prancis mengirimkan 39 kendaraan lapis baja ke Lebanon pekan lalu, menurut Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin.
Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menyatakan bahwa Prancis akan terus memberikan bantuan kemanusiaan ke Lebanon dan mendukung angkatan bersenjata negara tersebut.
"Saya konfirmasi... Kami telah mengirimkan 39 kendaraan lapis baja," kata Vautrin kepada stasiun TV, BFMTV pada Kamis. Menhan menambahkan bahwa Paris juga secara aktif membantu angkatan bersenjata Lebanon melalui pelatihan.
Pada Selasa (7/4) malam, Trump mengatakan ia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran, dan mencatat bahwa Iran juga telah setuju untuk membuka Selat Hormuz.
Pada saat yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel pada Rabu menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di Kota besar Tyre.
Trump mengatakan bahwa penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian dengan Iran karena kelompok Hizbullah. Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah dicapainya bersama AS.
Sumber: Sputnik
Baca juga: AS akan fasilitasi perundingan Lebanon-Israel pekan depan
Baca juga: Menlu Prancis: Serangan Israel ke Lebanon tidak dapat ditoleransi
Baca juga: Lebanon minta bantuan Pakistan untuk setop serangan Israel
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































