Wahana antariksa komersial rampungkan uji terbang di China

3 weeks ago 13

Jiuquan, China (ANTARA) - Sebuah pesawat ruang angkasa China yang dirancang untuk wisata luar angkasa pada hari Senin (12/1) menyelesaikan misi uji penerbangan suborbitalnya di barat laut China.

Menggunakan sistem pemulihan parasut (parachute-recovery), kapsul muatan (payload) yang dapat dipulihkan itu mendarat dengan selamat dan berhasil diambil kembali di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan.

Menurut perusahaan kedirgantaraan komersial China, CAS Space, selaku pihak pengembangnya, uji terbang itu mendemonstrasikan perlambatan kecepatan saat proses pemulangan kembali (re-entry) dan menyelesaikan verifikasi modul muatan yang dapat dipulihkan kembali.

Selain itu, uji terbang tersebut menampilkan teknologi kendali pendaratan presisi untuk sub-stage wahana antariksa itu, membuka jalan bagi pengembangan aktivitas wisata luar angkasa di masa mendatang.

Dinamai Lihong-1 Y1, wahana antariksa itu dapat mencapai ketinggian sekitar 120 kilometer. Wahana itu memiliki biaya peluncuran yang rendah, tingkat fleksibilitas yang tinggi, dan kemampuan untuk memulihkan muatan eksperimental.

Terkait muatan, wahana itu dapat menyediakan lingkungan eksperimen yang sangat stabil dan multifungsi yang berlangsung selama lebih dari 300 detik, urai perusahaan itu. CAS Space juga menyatakan wahana antariksa itu membawa sampel benih mawar China.

Benih bunga itu menghabiskan waktu 300 detik di luar angkasa, di mana benih-benih itu terpapar radiasi kosmik yang dapat memicu mutasi gen, ujar Shi Xiaoning, perancang utama sekaligus komandan proyek Lihong-1.

Setelah sampel itu dibawa pulang ke Bumi, tim ilmuwan akan menanamnya untuk mengembangkan varietas mawar baru yang berkualitas tinggi dan mendirikan bank plasma nutfah mawar antariksa. Wahana antariksa itu akan dikembangkan untuk berbagai fungsi penggunaan kembali.

Wakil kepala perancang wahana itu, Wang Yingcheng menyampaikan bahwa berbagai pengujian yang ekstensif kini sedang dilakukan untuk menambahkan teknologi pendukung kehidupan kru dan sistem penyelamatan darurat dengan keandalan tinggi, yang akan meningkatkan kemampuan eksperimen ilmiah suborbital berbiaya rendah sekaligus mendukung kapabilitas pariwisata luar angkasa komersial.

Selain benih mawar, muatan di wahana itu juga mencakup peralatan manufaktur aditif laser mikrogravitasi yang dikembangkan oleh Institut Mekanika Akademi Ilmu Pengetahuan China. CAS Space menyatakan perangkat itu memberikan bukti awal bahwa platform roket dapat dimanfaatkan untuk menopang manufaktur antariksa.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |